Close X FEATURE IMAGE Bandung Trip Part 2

Goodtimes Indeed! // A Short Trip to Bandung.

Berhubung hari pertama terlalu all out, di hari kedua ini kita semua bangun kesiangan. Jadi mau nggak mau rencana yang sudah kita buat harus di-adjust sedikit.

Gue merupakan orang yang pertama bangun di pagi itu.

Meanwhile, Eka masih sibuk dengan jualan vape

…sembari vaping di kamar.

Please, jangan diikutin ya, nggak baik. LOL!

Memang sudah menjadi kebiasaan jika kita sedang berkunjung ke Bandung, Mr. Muda Mulyana yang merupakan sahabat baik Yahya sejak remaja ini sebisa mungkin selalu meluangkan waktunya untuk menemani kita. Jadi, pagi ini kita kembali cruising dengan formasi yang sama seperti hari pertama kita di Bandung.

Sembari memeriksa dan memanaskan mesin mobil sebelum berangkat, Eka pun memanfaatkan waktu luang ini untuk memotret trio BMW ini.

Hingga berujung pada ke-BM-an Eka yang ingin merubah tampilan mobilnya agar bisa tampil serupa dengan milik Muda.

Memang, sejauh ini Muda nggak pernah salah dalam melakukan personalisasi serta merawat mobil-mobil kesayangannya. Somehow gue yang nggak terlalu suka dengan model E46 pun langsung merasa suka setelah melihat mobil miliknya.

Matching with those pillars aight? 

Then off we go.

First stop was the fuel station.

Oiya, gue lupa mention kalau pagi ini Aldo juga bergabung dengan kita di Bandung. Berhubung Muda sendirian di dalam E46-nya, jadi Aldo dan pacarnya memilih untuk ikut ke dalam mobil Muda.

Meanwhile, gue yang nggak ikutan mengisi bahan bakar, memilih untuk menunggu di pinggir jalan karena bikin macet di dalam SPBU tersebut. Haha!

Dan kitapun kembali melanjutkan perjalanan.

Jing! (eh sorry-sorry)

Plan pertama kita hari ini adalah menuju ke lokasi pemotretan Civic EG milik Muda yang pernah kita liput tahun lalu. Gue perlu cerita sedikit sih, sebetulnya pada peliputan saat itu, gue punya keinginan untuk kembali dengan membawa E36 sedan gue.

Awalnya gue bukan ingin jalan-jalannya aja, tapi ingin menikmati mobil gue yang menurut gue lumayan memiliki kapabilitas untuk menaklukkan lika-liku jalanan di sana. Tapi berhubung mobil itu sekarang sudah berpindah tangan, jadinya gue membawa E36 cabrio ini.

Karena jalan mulai mendaki, sepertinya Eka sedikit kesal karena mobil gue nggak bisa keep up dengan duo E46 silver milik dia dan Muda.

Meanwhile, Aldo dan pacarnya merasa puas duduk di dalam mobil Muda. Kebayang kan, Muda yang sudah banyak pengalaman di Sentul dikombinasikan dengan performa straight six 3.0L milik BMW berwarna silver ini? Flat out all the way!

Berhubung jauh dari kata “proper” dari segi performa, gue mencari jalan untuk tetap bisa menikmati mobil sendiri di tempat seperti ini. Mungkin dengan top down bisa sedikit menghibur gue di sana.

I know, that was a sunny day. Tapi dengan kolaborasi angin pegunungan yang segar dan pepohonan yang ada di sana, menurut gue akan menyenangkan dengan top down seperti ini.

Sup bitches!

Sebelum melanjutkan perjalanan, Eka pun menyempatkan diri untuk membersihkan brake dust yang mengotori TE37 berwarna putih ini. “Nggak bagus sob kalo difoto kotor begini,” sahut Eka.

Meanwhile Muda nggak perlu membersihkan mobilnya karena setiap gue ketemu dia, dimana pun itu, pasti mobilnya selalu dalam keadaan super bersih.

And again, we’re back to our journey.

Now Marcell’s taking over the camera. He took photos as much as he can do.

Tapi berhubung asal jepret, jangan ditanya hasilnya ya! LOL!

I love everything around, the scent, the wind, the road.

Akhirnya kita pun sampai di tempat tujuan.

Somehow, Eka sangat excited untuk melanjutkan perjalanan ini, karena gue bilang ke dia kalau gue dan Muda mau battle ke atas.

And this is our destination at the top of the mountain.

So, let’s do this!

Kebetulan gue sangat ketinggalan di jalan lurus bila dibandingkan dengan mobil milik Muda. Tapi berkat coilover keluaran ISC yang gue pakai di E36 ini, gue bisa sedikit mengejar Muda di setiap tikungan.

Berhubung jalanan ini dua arah, gue dan Muda memutuskan untuk stay on left, demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan. But, guys, please do this on your own responsibility. I know, this is very fun! But you have to remember, ada hak orang lain yang menggunakan jalan ini. So, yeah keep that in mind.

Finally we reached the top of the mountain. 

Sesegera mungkin kita bertiga pun mencari parking spot yang bagus.

Tapi sebelumnya, kita pun ribet sendiri untuk mengabadikan mobil masing-masing di lokasi ini. LOL!

Setelah itu kita pun memarkirkan mobil di tempat yang benar dan kembali melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Namun perjalanan kaki kita sepertinya nggak jadi jauh-jauh, karena kita berpikir kalau terlalu jauh, akan menghabiskan energi untuk kembali ke mobil lagi. Jadi, cukup dekat-dekat dengan tempat dimana mobil kita parkir.

Anyways, you can see a stunning view from up here.

Setelah cukup lama bercengkrama di spot tersebut, gue pun baru ingat kalau kita masih mempunyai apoointment dengan seseorang setelah lunch time.

Dito yang sedang asik berfoto pun sepertinya sebal karena kita harus buru-buru kembali ke kota Bandung.

Sebelum kembali melanjutkan perjalanan, kita pun menyempatkan diri untuk berfoto dengan mobil masing-masing.

Setelah itu ditambahkan dengan Dito dan Aldo.

One more! LOL!

Setelah lumayan terburu-buru kembali ke kota Bandung, kitapun menyempatkan diri untuk having a quick lunch with many kind of savoury food sembari menunggu konfirmasi dengan seseorang yang akan kita liput.

I love this ketupat sayur!

And then kita lanjutkan perjalanan ke Pickers Store yang akan dijadikan lokasi pemotretran our goodfriends in Bandung.

He’s Zulfi, as known as Zulness with his Honda TN7.

Soon akan kita tayangkan liputan TN7 tersebut di website kesayangan kita ini. Next week ya Zul! 😀

Berhubung sudah lumayan capek, malam itu sebenarnya kita lanjut hangout bersama Joe and his gang from SpeedTuner Bandung. Tapi, sayangnya kita yang sudah kelaparan pada malam itu malah sama sekali lupa untuk memotret kegiatan tersebut.

Tapi masih ada satu foto sih, just Bowie on a big scooter!

That was goodtimes tho, sayangnya besok kita sudah harus kembali ke Jakarta.

Ada kejadian lucu di pagi hari setelah kita check out dari Hotel. Sudah menjadi kebiasaan gue, setiap pagi gue pasti memeriksa mobil sebelum digunakan. Baik mulai dari air radiator, oli, hingga tekanan angin pada ban. Nah, pada saat gue membuka engine hood, ternyata ada anak kucing yang sedang tiduran di dalamnya.

Walaupun sudah sempat diambil dan diletakkan nggak jauh dari mobil, bukannya lanjut jalan lagi dia malah masih insist untuk tidak meninggalkan engine bay gue dengan menyelinap ke gearbox tunnel. Sumpah ini ribet banget!

Setelah lumayan membuang-waktu sekitar 10 menit, akhirnya kucing ini pun bisa diraih dan ditempatkan di tempat yang lebih jauh lagi.

But before leaving that city, Muda managed us to the place that have more selections of foods!

Karena gue bingung mau makan apa, jadi gue pesen semua yang menurut gue enak, mulai dari tahu gejrot as an appetizer.

Cimol.

Batagor.

Ketupat Sayur.

Sampai iga panggang yang menurut gue paling gokil dari semua pesanan gue.

Jadi jangan heran kalau ada yang noticed, dari tahun ke tahun tim goodrides makin gemuk, LOL!

Setelah itu, tim Goodrides pun kembali melanjutkan perjalanan pulang ke kota Jakarta.

I think that’s the end of our short trip to Bandung and we’re surely very grateful while in Bandung! 

Meskipun harus kembali menghadapi realita lagi di Jakarta, tapi perjalanan seperti ini tentu sudah berhasil mengembalikan mood (sebagian) tim Goodrides yang sudah lumayan penat dengan kesibukan sehari-hari.

So yeah, we’ll definitely looking forward to another short, or maybe long trip.

Stay tuned!

Comments

Loading Facebook Comments ...
Join The Conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Disqus Comments ...