Close X FEATURE AMF2015 FINAL ROUND

The Highlights // Mogu-mogu Achilles Motorsport Festival 2015 Final Round, Jakarta

Finally, gue bisa menyempatkan waktu untuk menulis artikel coverage gelaran puncak dari Mogu-Mogu Achilles Motorsport Festival 2015 yang diselenggarakan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta pada 16-17 Desember 2015 silam.

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-18

Layaknya seri sebelumnya, gue kembali dipercaya untuk menjadi juri dalam kompetisi drift . Sayangnya, cuaca di hari itu kurang bersahabat. Hujan deras yang disertai dengan angin kencang terus meredam panasnya persaingan di putaran terakhir ini. And sad to say, meskipun sudah mengantongi pengalaman dari dua seri sebelumnya, tragedi rubuhnya tenda yang mengakibatkan korban luka kembali terulang di area tribune utama.

Dari sisi sirkuit sendiri, persiapan yang serba last minute pun tampak cukup jelas, seperti pengadaan logistik untuk layout lintasan hingga hal-hal lainnya yang membuat rundown sedikit meleset..

Sayangnya, concern gue dalam hal ini juga berdampak bagi kami selaku para juri.

Dari saat sehari sebelum battle day, gue sudah meminta untuk menambahkan railing agar naik dan turun ke judging stand menjadi lebih mudah dan aman. Pasalnya, kondisi hujan yang tak kunjung henti juga menjadi salah satu alasan mengapa gue insist meminta pihak organizer untuk memperbaiki hal tersebut. Sampai pada akhirnya, Wanbro yang merupakan salah satu juri Mogu-Mogu Achilles Motorsport Festival 2015 ini mengalami insiden terjatuh saat turun dari judging stand.

Untungnya Wanbro hanya mengalami luka ringan sehingga dirinya masih dapat melanjutkan tugasnya sebagai juri.

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-4

Jujur gue nggak menyalahkan siapa-siapa di sini, karena di sisi lain, gue juga sudah melihat effort Lucky dalam melakukan perbaikan di berbagai sektor. Now let’s talk about the hype around the wet track!

Wet track means no smoke at all.

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-6

Dengan kondisi seperti ini, drifter sangat dituntut untuk bisa menjaga emosi pada saat memacu mobilnya sejak start hingga finish.

Perhitungan yang meleset, bisa mengakibatkan resiko yang fatal.

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-17

Berbeda format dengan gelaran yang ada di Jogja dan Surabaya. Pengelompokkan dalam seri kali ini di pisah menjadi Drift Star, Rookie dan Pro, dimana Rookie dan Pro dijadikan satu dalam tandem battle.

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-12

Nissan still dominating the game.

No, I mean..

..Cefiro A31 still dominating the entire game.

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-15

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-11

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-13

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-14

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-10

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-9

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-3

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-8

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-7

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-5

I love everyone who take their BMW for drifting.

Top Qualifier pada gelaran final kali ini adalah my teammate on GT Radial Drift Team and also a part of Drift Inc family, Danny Ferdito with his rocket bunny-ed RPS13.

Sayangnya, hanya ada 20 drifter yang mendapatkan point untuk masuk ke dalam Best 32 bracket. Dengan begitu, ada 12 drifter yang secara otomatis langsung masuk ke dalam jajaran Best 16.

BEST 32

Let’s start with the first battle from Best 32 between Rengga and Adi Indiarto.

Kedua drifter ini sempat melakukan kesalahan pada run pertama dan kedua, oleh karena itu, mereka berdua mendapatkan kesempatan OMT (One More Time) untuk melihat siapa yang bisa menaklukkan lintasan basah tersebut. Sayangnya bagi Adi, dirinya mengalami spin pada run pertama dan melakukan sedikit kesalahan berupa straighten pada run kedua. Dengan demikian, Rengga berhasil melanjutkan battle menuju Best 16.

Next battle was Zico and Zarfan. Berhubung Zico mengalami kerusakan yang cukup parah setelah menabrak tembok di sesi practice, jadi Zarfan secara otomatis langsung menuju Best 16.

Next, Mimo and Chairulli.

Sepasang drifter ini juga melakukan kesalahan pada battle pertama dimana Mimo melakukan straighten pada run pertama dan Chairulli menabrak concrete wall sehingga menyebabkan keduanya berhenti. Dengan begitu keduanya mendapat kesempatan untuk mengulang kembali pada OMT.

Namun, sayangnya Mimo melakukan kesalahan yang cukup fatal dimana dirinya spun out pada run pertama serta melakukan overtake pada run kedua, jadi Chairuli menang secara mutlak dan melanjutkan ke Best 16.

And the last battle of Best 32 bracket was Dika CH and Bimo Andotama.

They got a completely zero score akibat keduanya melakukan kesalahan, dimana Dika spun out dan Bimo melakukan straigthen hingga tidak mampu melanjutkan drift. Berhubung mobil Bimo sepertinya mengalami kesalahan teknis yang menyebabkan dirinya tidak bisa melanjutkan run kedua, jadi Dika dipersilakan untuk melanjutkan ke Best 16.

BEST 16

The first battle on best 16 bracket was Danny Ferdito as the top qualifier and Rengga Mahendra.

It was an easy battle for Danny, because Rengga had huge mistakes on his first and second run.

Selanjutnya, Irdam dan Ajie PB.

Kedua drifter ini menurut gue punya kelebihan tersendiri dalam beradaptasi dengan berbagai jenis mobil, baik low powered car maupun proper tuned drift car.

Namun Sayangnya, Ajie selaku pengemudi R33 “UTE” berbasis Cefiro A31 ini mengalami spin pada run pertama yang membuat Irdam mengantongi advantage besar dengan bermain bersih pada run pertama tersebut.

Sedangkan pada run kedua, mereka tampil imbang dengan melakukan clean run. Hasil ini membuat Irdam mengukuhkan dirinya untuk melanjutkan battle ke Best 8.

Next battle was between our goodfriend from Malaysia, Along versus Farhan.

Pada kesempatan kali ini, Along menggunakan mobil milik Rayhan Ally instead membawa mobilnya sendiri dari Malaysia.

That was an interesting battle between them. Kedua drifter ini melakukan contact dimana Along menabrak mobil milik Farhan. Dengan begitu, Farhan dapat melanjutkan ke Best 8.

Next, Zarfan and Allen Yong.

Zarfan yang merupakan pembalap touring dan baru pertama kali ikut serta dalam kompetisi drift nampaknya masih kurang fokus dan percaya diri saat battle berlangsung dan mengakibatkan dirinya spun out sehingga Allen Yong berhak melanjutkan ke Best 8.

Next, Evan Pratama and Chairulli.

It was a slightly advantage for Evan over mistakes made by both driver and a huge crash by Chairulli. So, Evan gets the win.

Selanjutnya, Ikhsan Utama vs Clifford.

Due to spin out by Cliff on both run, Ikhsan moved to Best 8.

Next, Dipo and Odhi.

Just like the previous battle, Odhi had to stop on Best 16 due to spin out on both runs.

The last battle in Best 16 was Dika and the Japanese drifter, Atsushi Taniguchi.

That was a huge contact between both cars that caused massive damage to Tani’s S14. Kesalahan ini sebetulnya bermula dari Tani yang membuka angle terlalu besar pada saat initiation sehingga mobilnya berhenti dan tertabrak oleh Dika.

Walaupun team support Taniguchi sudah berusaha memperbaiki mobilnya agar dapat melanjutkan ke run kedua, namun kesalahan yang sudah diperbuat pada run pertama, membuat dirinya punya harapan yang sangat kecil untuk bisa lanjut ke Best 8.

Berhubung hasilnya imbang pada run kedua dimana kedua drifter melakukan straighten, jadi Dika dipersilakan untuk melanjutkan battle di Best 8 bracket.

BEST 8

So, we got Danny, Irdam, Farhan, Allen, Evan, Ikhsan, Dipo and Dika as surviors in the Best 8.

Let’s start from the first battle between Danny and Irdam.

Danny made a slight mistake after taking the inner line while chasing Irdam. So, the judges decided to put Irdam on Top 4.

Next, Allen and Farhan.

Allen did a spun out on his first run, so Farhan gets the win.

Next, Evan and Ikhsan.

Walaupun Evan melakukan kesalahan dengan melakukan sedikit straighten pada run kedua, namun kesalahan lebih besar yang dialami Ikhsan karena mengalami stall pada run pertama membuat para juri sepakat untuk mempersilakan Evan menuju Top 4.

The Last battle on Best 8 bracket was Dipo and Dika CH.

Kesalahan ada pada Dipo dengan mengalami understeer pada run kedua sehingga para juri memihak kepada Dika CH untuk lanjut ke Top 4.

TOP 4

Pada top 4 ini, keempat drifter menggunakan mobil dengan platform yang sama yaitu Nissan Cefiro A31.

First battle was, Irdam and Farhan.

Berhubung Irdam melakukan kesalahan besar berupa spin. Dengan begitu Farhan berhak untuk maju ke final.

Sedangkan pada battle yang satu lagi antara Evan dengan Dika dapat dilakukan dengan mudah oleh Evan.

Hal ini disebabkan oleh Dika yang mengalami masalah teknis pada mobilnya sehingga tidak bisa digunakan dengan sebagaimana mestinya.

BATTLE FOR THE 3RD

Walaupun team support milik Dika sudah mengerahkan segala kemampuan untuk memperbaiki Cefiro miliknya, namun nampaknya mobil tersebut masih terus mengalami masalah saat akan melawan Irdam meskipun sempat memaksakan diri untuk hadir di track. Karena itu, Irdam secara otomatis langsung mengukuhkan dirinya untuk naik ke podium ketiga.

FINAL BATTLE

Battle puncak dari gelaran Mogu-Mogu Achilles Motorsport Festival 2015 ini pun berlangsung antara Evan dan Farhan.

I dunno why, pada event kali ini, sepertinya Dewi Fortuna benar-benar berpihak kepada Evan. Walaupun Evan sempat melakukan kesalahan dengan straigthen pada run kedua, namun Farhan terlihat melakukan kesalahan yang lebih besar dengan spin pada run pertama. Dengan demikian, secara resmi Evan dinobatkan menjadi juara pertama dan Farhan sebagai runner up dalam Mogu-Mogu Achilles Motorsport Festival 2015 putaran terakhir.

Congrats to all winners. 

See you guys on the next event!

 

 

Race Result:

Driftstar Class
1st Rocca
2nd Tri Nugroho
3rd Rama Anggana Putra

Pro and rookie class
1st Evan Pratama
2nd Farhan
3rd Irdam

 

 

 

BONUS IMAGES

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-2

amf-2015-achilles-motorsport-festival-eka-budhi-irawan-1

Comments

Loading Facebook Comments ...
Join The Conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Disqus Comments ...