Close X cargasm-yo-suersan-goodrides-132

Warehouse and Chill. // Cargasm 2016: Downtown Cruise

Cargasm merupakan event tahunan bagi car enthusiast di kota Bandung yang sudah berjalan sejak 2014. Untuk memantapkan komitmen dari pihak penyelenggara, tahun 2016 Cargasm kembali digelar dengan tema “Downtown Cruise” di area Gudang Persediaan PT KAI Bandung. Berhubung gue gagal untuk hadir di Cargasm tahun lalu, maka tahun ini sebisa mungkin gue sempatkan untuk datang ke Bandung.

cargasm-yo-suersan-goodrides-164

Setelah berdiskusi siapa saja yang akan berangkat, akhirnya kita memutuskan untuk berangkat berempat dari Jakarta dengan formasi Dean dan Guntur dengan BMW E36 cabrio gue serta Dito dan Rama dengan Mercedes-Benz S210 milik Rifie.

Berhubung kedua mobil yang kita bawa dalam keadaan sangat kotor karena sempat kena hujan dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandung, maka sebelum merapatkan diri ke venue Cargasm kita memutuskan untuk mencuci kedua mobil ini terlebih dahulu.

 

Namun kita menemukan masalah tersendiri untuk menentukan tempat cuci mobil mana yang akan kita datangi pagi itu. Karena menurut beberapa teman kita di Bandung, tempat-tempat cuci mobil tersebut biasanya selalu mengantri panjang setiap weekend pagi.

Akhirnya, kita coba lewati satu persatu tempat cuci mobil mulai dari yang terdekat dengan hotel dimana kita menginap.

Akhirnya kita memutuskan untuk mencuci di sebuah tempat cuci mobil yang berada di bilangan Jl. Ir. H.Juanda.

 

Proses pencucian pun dimulai. Lucunya, dengan sistem pencucian robotic seperti ini, driver tetap harus mengarahkan mobil menuju lorong yang gunanya hanya untuk membilas saja. Sedangkan untuk urusan shampoo-ing dan juga drying masih harus dikerjakan secara manual oleh SDM yang bekerja di sana.

Sembari menunggu kedua mobil dikeringkan, kita disusuli oleh Muda dengan menggunakan Civic bermesin B18C miliknya.  Berhubung kita nggak terlalu hafal jalanan di Bandung dan seringkali mempercayakan GPS, maka untuk menghindari urusan nyasar menuju venue Cargasm kita memutuskan untuk berangkat bareng warga Bandung yang kebetulan juga terdaftar sebagai partisipan di Cargasm. Thank you mas Muda!

Setelah kedua mobil selesai dicuci dan siap untuk dibawa, kitapun bergegas untuk bergerak ke venue Cargasm.

Pada awalnya gue berniat untuk topdown during our way to the venue. Tapi berhubung kita sudah agak kesiangan berangkatnya dan matahari sudah berada di atas, maka gue mengurungkan niat tersebut.

 

First obstacle on their front gate. Berhubung mobil kita nggak ada yang terlalu pendek, rintangan ini nggak menjadi masalah besar untuk kita.

  

A mandatory photo sesh with their backdrop.

Setelah itu kita melanjutkan perjalanan menuju lokasi parkir yang sudah ditentukan oleh panitia.

Tadinya gue berekspektasi mobil-mobil ini akan dijemur di bawah matahari. Ternyata enggak!

cargasm-yo-suersan-goodrides-39

They’re parked safely under the roof.

cargasm-yo-suersan-goodrides-83 cargasm-yo-suersan-goodrides-84 cargasm-yo-suersan-goodrides-85

Dengan sudah terparkirnya mobil, maka gue sudah bisa berkeliling untuk melihat-lihat apa saja yang menarik di sekitar.

 

Let’s start it with a little talk to our good friend in Bandung, Tommy.

Actually gue suka dengan pemilihan para panitia Cargasm dengan situasi venue seperti ini. Hasil gue tanya kiri-kanan di sana sih katanya tempat ini dulunya merupakan tempat restorasi/service untuk gerbong-gerbong kereta api milik PT. KAI.

Kalau dilihat dari bekas yang ada di bawah nampak seperti bekas bantalan rel. Dan bangunan panjang beratap ini tentunya juga dipenuhi dengan gerbong-gerbong kereta.

 

Selain itu di atas sepertinya juga ada bekas crane yang digunakan untuk mengangkat alat berat.

Mari kita lanjutkan dengan melihat situasi serta mobil-mobil yang ada di dalam bangunan ini.

Gue rasa obrolannya nggak jauh-jauh dari Estilo nih, yakan?! 😀

EG Squad!

Neat lookin’ CP9A.

cargasm-yo-suersan-goodrides-37

One of the finest built e30 i ever met.

Van Kulture Indonesia!

Nice lookin’ Integra DA6.

Sittin’ nice with Meister.

 

  

Excessive camber on Accord Euro.

 

Lookin’ fresh with white Meister M1.

  

Masih dengan velg yang sama, namun pada platform yang berbeda.

Mean looking TT.

   

#teamroti

FucBoi~ Is this the right way to read it? 😀

  cargasm-yo-suersan-goodrides-50

Mr. SpeedTuner’s personal ride.

Dari awal ketemu dua tahun yang lalu gue suka banget sama warna W211 ini. Apalagi sekarang sudah berganti sepatu dengan MAE.

  

cargasm-yo-suersan-goodrides-49

Rad camry!

cargasm-yo-suersan-goodrides-132

Kalo lo perhatiin, fender radius di bagian belakang lumayan banyak juga yang dibabat demi memasukkan Kranze LXZ super lebar itu.

cargasm-yo-suersan-goodrides-87

Sekarang mari lihat suasana outdoor yang nggak kalah seru partisipannya.

Di luar, mobil-mobil tersebut diparkirkan dekat dengan picnic table yang bisa digunakan untuk bersantai.

Ternyata MC kita di Speed Matsuri juga menjadi MC di Cargasm. Hi Diandra & Alinka!

 

 

Bowi’s new toy!

Tidak hanya kita yang berangkat dari Jakarta, tapi juga ada Mamat dengan tim Riverside yang juga turut membawa mobil ke sana.

   

cargasm-yo-suersan-goodrides-23 cargasm-yo-suersan-goodrides-30

Bagged W124.

 

 

  

  

  

  

 

  

Now it’s time to chill a bit.

Nggak cuma bersantai, tapi sekalian makan siang. Oh iya gue lupa mention kalau Moti dan Marcel memutuskan untuk menyusul ke Bandung.

Rama nampaknya puas dengan makan siang kali ini.

Oleh karena itu, gue memutuskan untuk ikut membeli makanan seperti yang Rama beli.

“Bang, saya beli semuanya” LOL!

Meanwhile, Guntur sepertinya terlalu enjoy dengan suasana hari ini. Bisa dilihat dari jumlah botol yang bertambah di atas meja. LOL!

cargasm-yo-suersan-goodrides-82

Gue suka dengan suasana outdoor di sini. Memang sinar mataharinya nggak santai, panas banget! Tapi hal tersebut terimbangi dengan hembusan angin yang sangat dingin.

Goodrides’ booth!

cargasm-yo-suersan-goodrides-94

Kita menjual beberapa merchandise yang bisa kalian pesan juga melalui official LINE milik Goodrides : @goodrides (dengan @).

Lumayan banyak juga yang datang dan membeli sore itu. Thank you guys!

cargasm-yo-suersan-goodrides-81

Booth tetangga juga nggak kalah ramai.

cargasm-yo-suersan-goodrides-89

Back to our picnic table! Gue akui, kita terlalu terlena dengan suasana di sini sampai nggak sadar kalau sebetulnya sama saja seperti tanning. LOL!

Makin..hitam..kan..

Gue pribadi suka dengan vibes yang diberikan di acara ini walaupun Dito bilang lagunya kurang jelas genre-nya. Gue pun juga setuju dengan concern Dito tersebut, sayang rasanya apabila venue dengan bangunan yang bagus, suasana yang sangat enak, serta para partisipan yang cool sudah menjadi kesatuan yang mantab namun agak terdistraksi dengan lagu-lagu tersebut. Anyways, thank you Cargasm for your hospitality! See you again in 2017! 🙂

 

 

BONUS STORIES

Tadinya kita mau pulang ke Jakarta di hari yang sama setelah acara Cargasm selesai, namun akhirnya kita memutuskan untuk menunda kepulangan dua hari lebih lama agar bisa sedikit berjalan-jalan di Bandung.

Jadi, keesokan harinya kita mulai perjalanan dengan Bowi yang turut serta menemani.

First stop, Kiputih Satu. Because I love their foods! Especially their curry!

 

 

Setiap kali gue kesini, pasti selalu ada mobil unik yang berada di parkiran. Untuk hari ini ada Mini Cooper Cabriolet serta Toyota Hilux generasi kedua.

Selain itu juga ada Toyota Crown Comfort yang disulap seperti Taxi di Jepang.

Interesting!

Tentunya, setiap kali datang ke Kiputih juga selalu bertemu dengan Michael Lesmana. You know, the guy from Terror Garage.

cargasm-yo-suersan-goodrides-142

Banyak sekali perbincangan menarik dengannya mulai dari membahas detail unit RWB di Indonesia yang akan dibangun tahun ini,

hingga macam-macam pembahasan seru yang gue nggak mau publish di sini.

Saking seru nya, nggak terasa hampir satu jam kita ngobrol sambil berdiri seperti ini LOL!

 

Haripun semakin sore.

Sebelum jalan dari sini, kita memutuskan untuk mencari tempat hangout lain yang enak.

We’re outta here!

Berhubung gue ingin nyemil, Dito ingin ngopi, dan yang lain ingin bir dingin jadinya kita pindah ke tempat yang bisa provide semua keinginan kita.

Di sini juga kita disusuli oleh Muda.

dan juga Daniel, Rama’s bestfriend.

Akhirnya kita menghabiskan waktu chit-chat hingga tempat ini tutup.

Rencananya, kita kembali ke Jakarta pada keesokan harinya setelah sarapan di Hotel.

Namun berhubung kita kesiangan dan breakfast time sudah lewat, maka kita harus mencari sarapan terlebih dahulu sebelum pulang. LOL!

Mobilnya pun juga butuh sarapan sebelum diajak jalan jauh.

Proper breakfast!

Off we go to Jakarta! Dito terlihat kekenyangan ya? LOL!

Berhubung Dito gampang mengantuk, maka kita putuskan untuk istirahat sejenak sambil meminum kopi di rest area.

Setelah merasa cukup segar untuk mengemudi, akhirnya kita memulai kembali perjalanan kita ke Jakarta.

And suddenly shit happened!

S210 milik Rifie mengalami malfungsi pada alternator yang gagal mengisi ulang battery, sehingga kelistrikan mobilpun murni disuplai langsung dari battery hingga akhirnya tewas.

Berhubung tidak ada harapan untuk dibetulkan ditengah jalan tol di daerah Karawang, maka gue putuskan untuk menelpon tow truck gue.

Sementara menunggu, mau tidak mau kita harus berpiknik di bahu jalan.

1,5 jam berlalu, akhirnya truck gue pun datang dan langsung menaikkan S210 ini ke dek.

Dan akhirnya kita pun bisa melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

 

BONUS IMAGES

cargasm-yo-suersan-goodrides-128

 

 

Comments

Loading Facebook Comments ...
Join The Conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Disqus Comments ...