Close X FEATURE IMAGE AMF2015 PRACTICE DAY

Practice-day // Mogu-mogu Achilles Motorsport Festival 2015, Jogjakarta.

Hey Guys! I’m sorry for the long wait. We haven’t updating our articles over a months, sebagai mana yang kalian tahu kalau sebulan ke belakang kemarin kita disibukkan dengan persiapan event Fastin’ Fastout yang diselenggarakan di Sentul. Well, sebelum gue memulai artikel gue yang sangat tertunda ini, gue mau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H, mohon maaf lahir dan batin 🙂

So, back to the story from Yogyakarta. Sehari sebelum hari-H, gue beserta para teman gue, Loyai dan Wanbro dari Malaysia selaku juri dalam kompetisi drift kali ini mencoba untuk membuat track layout yang akan digunakan sebagai layout resmi untuk kompetisi esok hari. Kebetulan pada hari ini para drifter memang diberi kesempatan untuk latihan, jadi sembari membuat track layout, kita bisa melakukan adjusting sehingga semua drifter bisa merasa happy.

Sembari menunggu para drifter mempersiapkan mobilnya masing-masing, gue dan these good friends from Malaysia berjalan-jalan untuk melihat potensi yang dimiliki oleh mobil-mobil kompetisi yang hadir di acara ini.

What’s sup big brotha!

Mobil yang kita lihat mulai dari Rio SB’s Monstrous A31.

Some say, it has a thousands horses under the bonnet.

to Lucky Reza’s ISC A31,

and Evan’s SkyFiro (Skyline converted based on Cefiro A31),

and also Mimo’s UTE R32 yang dipiloti oleh Ajie PB..

..To this little monster.

The SR20DET powered Civic EG.

and it has a rear diff. ha!

Setelah gue melihat-lihat hampir semua mobil yang ada di sini, kitapun dipanggil oleh para panitia untuk mengikuti sebuah acara adat “syukuran dan do’a bersama” sebelum memulai latihan.

Tujuannya agar acara ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan sesuai dengan harapan para panitia.

Setelah itu para drifter mulai memasuki lintasan sirkuit yang masih belum berbentuk sempurna layout-nya.

Akibat mobil terlalu lama menjadi garage queen karena event seperti ini jarang diadakan, berbagai problem yang diluar dugaan terkadang bisa saja terjadi pada mobil balap. Seperti A31 milik Exclusive Auto Garage yang mengalami hilang kemudi. Like literally can’t do anything with the steering wheels, karena steering joint-nya terlepas.

Ada hal lain yang menurut gue paling lucu pada saat sesi latihan ini. Pada saat Ikhsan utama baru saja memasuki lintasan track untuk mencoba A31 nya, ban belakang sebelah kirinya terlepas dan mendahului mobilnya. LOL!

Awalnya gue kira lucu, karena yang ada di benak gue adalah “Ikhsan pasti lupa mengencangkan baut roda, jadi bannya bisa copot seperti ini.”

Namun pada kenyataanya, kelima baut yang tertancap pada teromol milik A31 ini ternyata seluruhnya patah. Pada titik ini gue merasa, “Ok ini ternyata hal serius yang sangat berbahaya. Kalau saja kejadian ini terjadi pada saat tandem, kemungkinan contact antar mobil bisa terjadi.” So, i think we should always prepare our race car more serious. Atau mungkin memang karena mobil-mobil drift ini sudah kelamaan menganggur karena rentan waktu antar event terlalu lama.

Demi menghemat waktu, dengan menggunakan dongkrak ‘buaya’ A31 milik Ikhsan ini dapat dievakuasi keluar track.

Sehingga sesi latihan-pun dapat dilanjutkan kembali.

Setelah beberapa drifter mulai keluar satu persatu, akhirnya Rio SB sebagai teammate yang gue tunggu-tunggu dari awal sesi latihan mulai memasuki track.

Namun sayangnya, pada run pertama di sesi latihan Rio, A31 nya mengalami kerusakan pada gearbox dan drive shaft. Mungkin karena tenaga yang di produksi sangat besar, jadi banyak yang ‘kalah’ di berbagai sektor.

Then everyone pushed their car to the limit.

Meanwhile, Amandio is still beyond everyone.

Although he’s not driving his own car, but borrowed from Odhi.

Pada sore itu, gue mengamati semua mobil dari judging stand. Hal yang gue bikin kaget di tempat ini adalah orang-orang sekitar yang ikut menonton jalannya sesi latihan ini.

Believe it or not, this out-of-nowhere-kids has an absolutely amazing knowledge about import cars.

First, he talking about this S14, yes he already told his friend about the differences between the Zenki and Kouki S14.

to this UTE R33.

And they started to discuss about these Skyline converted A31. What a cool kid! Karena asumsi gue biasanya anak-anak seumuran itu menilai mobil keren atau tidak. Nggak sampai sejauh pembasahan mereka berdua di sore hari ini.

Tidak lama kemudian, Ucok dan Wawan Tembong selaku stunt rider melakukan rehearsal untuk show di esok hari.

Dengan Adzan Maghrib yang sudah berkumandang di sore hari itu, sesi latihan pun ditutup dan para panitia kembali mempersiapkan segala-galanya demi kelancaran acara di esok hari.

Final article will be posted soon! 

Comments

Loading Facebook Comments ...
Join The Conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Disqus Comments ...