Close X FEATURE SOUTH GATH

One Big Family // South Gath 2014

Last week was fun! Kurang lebih sekitar 60 mobil hadir di gedung parkir Plaza Senayan di hari Minggu, 15 Juni 2014 yang lalu. Memang tidak seramai itu sih, namun euphoria dari para car enthusiast yang menyebut dirinya sebagai “Anak Selatan” bisa dibilang lebih dari yang kita bayangkan. Tapi sebelumnya, gue harus ceritain dulu dari awal kenapa bisa ada gathering seperti ini.

Basically, acara ini dicetuskan oleh beberapa “tokoh lama” dalam car scene yang sering menyebut dirinya sebagai “Anak Selatan” yang sudah merasa kangen dengan euphoria ngumpul bareng layaknya di masa lalu. Mengenai “Anak Selatan” sendiri, label ini sebenarnya tidak muncul karena mereka semua berdomisili di Jakarta Selatan, namun mereka ini merupakan anak-anak yang sering “main” di daerah Jakarta Selatan berkat gaya personalisasi mobil yang identik dengan “gaya Selatan”.

Back to the roots. Kurang lebih 2 minggu sebelum hari H, tim Goodrides diajak untuk kumpul membicarakan rencana untuk mengadakan South Gath oleh sejumlah “tokoh lama” seperti yang dimaksud di atas. Saat itu, pembicaraan juga baru sebatas pemilihan tanggal untuk mengadakan acara ini. Setelah berdiskusi dan bertukar pikiran, akhirnya kita memutuskan untuk mengadakan South Gath pada tanggal 15 Juni 2014 dengan lokasi meet up di area Panahan, Senayan.

Setelah keputusan tersebut disetujui bersama, kita pun sepakat untuk tidak melakukan blasting melalui social media, karena menurut kita, acara ini hanya dibentuk sebagai reuni sekaligus sosialisasi dengan para car enthusiast yang selama ini sudah main di ruang lingkup yang sama. Singkat kata, acara ini dibentuk agar para “Anak Selatan” ini bisa lebih kenal satu sama lain, sehingga membuat masing-masing bisa saling bertegur sapa bila bertemu di jalan.

Fast forward to D-day, cuaca hujan lebat turun pada siang itu. Hal ini membuat sebagian besar dari kita khawatir apakah gathering hari ini harus dibatalkan atau dijalankan. But we decided, that the show must go on. Mungkin karena rasa kangen yang besar dari para “anak lama” ini sudah tidak bisa dibendung lagi, membuat hujan yang masih turun membasahi ibu kota ini tidak menghalangi mereka untuk tetap datang ke area Panahan, Senayan.

Perlu kalian ketahui, mengingat bahwa acara ini merupakan acara informal, sehingga kita tidak melakukan pemesanan tempat secara khusus terhadap lahan meeting point yang kita pilih. Karena itu, tanpa kita sangka, disaat yang bersamaan mobil-mobil dari komunitas lain juga berdatangan dengan tujuan gathering komunitas masing-masing. Hal ini membuat lahan parkir Panahan, Senayan semakin penuh dengan mobil-mobil yang berdatangan, sehingga kita memutuskan untuk pindah lokasi ke gedung parkir P4B Plaza Senayan. Keputusan ini muncul salah satunya karena Plaza Senayan dilengkapi dengan gedung parkir, sehingga South Gath ini bisa tetap berjalan meskipun jika kondisi cuaca berubah semakin buruk.

Setelah sepakat, kumpulan “Anak Selatan” ini pun satu persatu bergerak pindah ke parkiran Plaza Senayan dan mengisi lahan parkir tersebut. You know what, kita juga tidak melakukan kerja sama dengan pihak pengelola lahan parkir Plaza Senayan saat memutuskan untuk pindah ke lokasi tersebut, and here are some of the cars that showed up.

Leon’s chick magnet! 

Krishna’s boosted EP!

Selfie game!

Berhubung lahan parkir P4B Plaza Senayan adalah tempat umum, hal ini membuat mobil milik para partisipan South Gath berbaur dengan mobil lain milik para pengunjung Plaza Senayan. Untuk menghindari kondisi tersebut, maka kita memutuskan untuk pindah ke lahan parkir P4D yang lokasi gedung parkirnya berselebahan dengan gedung parkir P4B.

Lucunya, dengan berpindahnya lokasi, masing-masing partisipan justru bisa mengelompokkan parkir berdasarkan jenis mobilnya masing-masing.

Selagi para partisipan sibuk mencari lahan parkirnya masing-masing, gue dan our new contributor, Michael Timoty juga menyibukkan diri untuk memotret ambience acara di gedung parkir tersebut.

Setelah mengatur parkir dan merapat satu sama lain, Krishna berinisiatif untuk memberi sambutan sekaligus menjelaskan kepada seluruh partisipan mengenai alasan utama mengapa kami berinisiatif mengadakan acara South Gath ini.

Saat Mamat diminta untuk ikut memberi sambutan sebagai salah satu tokoh utama pencetus South Gath, owner Riverside Wheels ini selalu maju ke depan sambil malu-malu saat berbicara di depan umum.

After that, Jetro juga memberikan arahan tambahan kepada para participant untuk menyisihkan sebagian uang dan menyerahkannya kepada Riswan untuk kemudian diberikan kepada pengurus gedung parkir sebagai tanda terima kasih.

Kita tahu kok, kalau urusan uang, Riswan memang yang paling handal. LOL! JK Teng!

Happy face is happy!

Acarapun tetap berjalan sesuai keinginan dengan suasana kekeluargaan yang begitu kental, as you can see from these pictures below.

FYI, momen ini juga kita gunakan untuk melakukan coverage terhadap mobil milik Cibon yang artikelnya dapat kalian lihat di sini.

Vapers. Vapers everywhere!

Termasuk Eka!

Terlepas dari suasana yang menyenangkan ini, gue sempat merasa kesal saat mendengar kabar kalau Adhi KZ tidak bisa hadir di South Gath kali ini karena dirinya harus menghadiri resepsi pernikahan teman dekatnya. But suprisingly, Dai menyempatkan diri untuk mampir dan bertegur sapa dengan seluruh partisipan.

Setelah puas bersosialisasi satu sama lain, mayoritas partisipan pun mulai merasa lapar dan memutuskan untuk melanjutkan acara dengan melakukan dinner bareng di Marche, Plaza Senayan.

Masih inget orang ini? This tattoed guy is the owner of the slammed Mazda 2 yang pernah kita liput. Whassuup Rayjie!

Lowdown Society Crew.

Search Crew.

Riverside crew.

Buat gue, South Gath 2014 ini berhasil menunjukkan bahwa jumlah partisipan tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas dan ambience yang tercipta dari sebuah gathering. Kualitas yang gue maksud disini hubungannya lebih erat dengan suasana kekeluargaan yang tercipta dari masing-masing partisipan berkat sosialisasi yang terjadi saat gathering berlangsung. Singkat cerita, meskipun jumlah partisipan yang datang pada event South Gath tidak terlalu banyak, tapi suasana kekeluargaan yang tercipta dalam gathering ini terasa begitu kental. Seluruh partisipan yang datang bisa dibilang dapat bersosialisasi secara akrab satu sama lain tanpa adanya kekakuan di antara mereka. Kesan seperti ini menurut gue berhasil menciptakan kesan yang tidak terlupakan di dalam diri masing-masing partisipan. This is, by far, a gathering that shows quality over quantity.

Even more, this gathering really feels like home. Dari pandangan pribadi gue, rasa kekeluargaan ini bisa terbentuk atas dasar kesamaan gaya personalisasi “Anak Selatan” yang terbentuk dengan sendirinya berkat passion di dalam diri masing-masing.

Gue sendiri berharap bahwa ajang kumpul-kumpul seperti South Gathering ini bisa berkembang di seluruh pelosok Indonesia. Karena secara nggak langsung, gue merasa sangat yakin bahwa gathering semacam ini mampu berkembang sebagai culture yang membentuk karakter kuat di dalam Indonesian car scene.

Long live South family! Until next time!

Comments

Loading Facebook Comments ...
What people say about this (1)

One thought on “One Big Family // South Gath 2014

Join The Conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Disqus Comments ...