Welcome to the Moment In Frame part 2. Artikel ini merupakan lanjutan dari Moment In Frame Part. 1 yang sudah diunggah terlebih dahulu. Tanpa berbasa basi, let’s enjoy the read!
When You See ‘Em Coming

Kami meminta para peserta Offset Kings untuk datang pada pukul 10 pagi, namun pada kenyataannya sudah banyak yang datang sebelum waktu yang sudah ditentukan tersebut.

Hal paling ribet pada saat registrasi ulang adalah mencari nama peserta pada buku rekening BJB ini. Lumayan memakan waktu dalam pencarian namanya.

Sebetulnya Kami telah mendesain sedemikian rupa agar para peserta yang hendak melakukan registrasi ulang tidak perlu turun dari mobil. Namun berhubung proses pencarian buku tabungan tersebut ternyata memakan waktu yang cukup lama, kebanyakan dari para partisipan memutuskan untuk turun dan turut membantu mencari buku yang tertulis namanya, termasuk Stuart yang datang dengan Civic SR3 berwarna hitam miliknya ini.

Di dalam buku rekening tersebut juga sudah disiapkan kartu ATM hasil kolaborasi antara Goodrides dan Bank BJB dengan desain Speed Matsuri x Offset Kings.

Here’s our Goodfriends, Aditya Sanny yang datang dari Semarang bersama timnya yang bernama Soleh Gang.

Untuk acara Speed Matsuri kali ini mereka membawa 3 mobil dari Semarang. Jujur kamipun kangen Semarang dengan segala keramah-tamahan dan kulinernya, mudah-mudahan tahun ini kita sempat ke sana lagi, just like the old days.

Wawan juga datang dengan membawa Static Squad sejumlah 10 mobil pada hari itu.


Riswan known as a Honda Guy, namun pada hari itu dia datang dengan membawa E36 ini bersama geng Honda-nya. Nggak deng, Riswan tetap datang dengan membawa Civic SR3 bermesin H22A miliknya yang dibangun secara buru-buru demi tampil di Offset Kings Indonesia kali ini.

The infamous Kiki Anugraha’s Rocket Bunny-ed Toyota 86.

Gue merasa lumayan nggak enak sama Aldo, karena gue nggak bisa datang ke pernikahan dia di Surabaya 2 minggu sebelum Speed Matsuri digelar. Dan hari ini, Dia malah muncul ke acara ini. For some reason I feel so bad. I’m sorry, Do.

Sementara itu, di meja registrasipun makin menggila.


Sejalan dengan kegilaan di meja registrasi, tumpukan antrean mobilpun juga makin panjang. LOL!




More of Gaijins are coming.


Seiring bertambah siangnya hari, “the Jogja Squad” ini pun juga beranjak menuju tempat pendaftaran ulang. I love to see them rollin’.
On The Other Side Of The Track
Seperti yang sudah gue mention di artikel sebelumnya kalau pada awalnya kita sudah mempersiapkan temporary circuit untuk Gokart di area bawah paddock namun pada akhirnya malah disulap menjadi arena drifting. Jadi, selain ada time-attack di dalam sirkuit Sentul, di area bawah paddock ini juga ada kejuaraan yang tidak kalah intense. Now let’s take a look a bit closer around the drifting area.

Pertama-tama gue harus menjelaskan kenapa bisa ada drifting di area bawah ini. Well, gelaran drifting ini sebetulnya terealisasi atas prakarsa Rifat Sungkar dimana pada saat dua minggu sebelum Speed Matsuri ini digelar, dirinya meminta izin kepada Kami untuk menyiapkan sedikit lahan agar bisa dipakai untuk drifting.

Rifat juga mengaku kalau dipenghujung tahun 2016 dirinya masih diberi kesempatan oleh sponsor untuk menggelar beberapa acara, termasuk drifting event ini. Jadi, ketimbang menggelar acara di tempat berbeda di hari yang sama, Rifat memutuskan untuk bergabung dengan Speed Matsuri ini. Jadi, pada akhirnya kita tangguhkan sirkuit Gokart tersebut dan menggantinya dengan sirkuit untuk drifting ini.

Salut untuk para drifter yang bertanding pada hari ini. Mereka semua macam tidak diberi “nafas” dimana dua minggu sebelum gelaran ini, mereka bertanding di Jogjakarta.

Dan dengan pengiriman mobil selama 2-3 hari setelah acara digelar, maka mereka hanya memiliki waktu satu minggu untuk mempersiapkan segalanya demi bertanding hari ini.

WandBro dari Malaysia sedang mempersiapkan mater briefing yang akan disampaikan kepada para drifter.

Gue selalu suka bagaimana cara WandBro menyampaikan instruksi pada tiap briefing yang ia pimpin. Semuanya dipaparkan secara jelas agar mudah dimengerti oleh semua drifter.

Di lain sisi, para drifter juga turut mendengarkan dengan seksama dari tiap kata yang disampaikan oleh WandBro.

Setelah briefing, para drifter pun diminta untuk kembali ke mobil masing-masing dan segera bergerak ke garis start.


And they’re heading to the starting line.


Safety equipments, checked!


Secara satu per satu mereka dilepas untuk masuk ke dalam lintasan drift.
Smells Like A Burning Rubbers
If we’re talking about drifting motorsport, it means we’re talking about smoking tires, door-to-door actions, and high revving stuff.
So please take a moment to see and enjoy the rad shots below.






















Now let’s move to the door-to-door actions!















That’s all for the second part of Moment In Frame from Bank BJB Speed Matsuri x Offset Kings Indonesia, stay tuned for more updates!




Comments