Close X feature image

Exploration At Its Best // Honda Civic S5A/ES2

Saat kali pertama gue bertemu dengan Ardy Kusumah, or popularly known as Adhen, pria ini masih menggunakan Honda Civic FD1 sebagai kendaraan sehari-harinya. Layaknya seorang car enthusiast sejati, Adhen pun sudah melakukan sejumlah ubahan pada mobilnya sebagai bentuk personalisasi.

Ubahan yang dilakukan Adhen ini terfokus pada sektor roda dan suspensi. Untuk sektor roda, Adhen menjatuhkan pilihan kepada iForged Rev berspesifikasi 18×8.5/10 yang terpasang dengan ban stretched secara agresif di seluruh sisi fender. Kondisi ini tentu dipadu dengan ground clearance yang minim untuk memperkuat kesan agresif tersebut.

Lama berselang, gue pun mendengar kabar bahwa Adhen sudah melepas mobil kesayangannya tersebut. Dalam hati, gue berpikir: “Si Adhen ini mau ganti mobil apalagi ya?” Karena saat itu, mengingat Adhen adalah seorang “Honda Guy”, gue melihat bahwa Civic FD1 masih menjadi  mobil favorit bagi para car enthusiast yang fanatik terhadap produk Honda. Lalu, apa yang terjadi saat gue ketemu Adhen? Well, I’m pretty surprised. Guess what, instead of buying a newer car, Adhen justru membeli sebuah Honda Civic S5A yang lebih akrab dikenal dengan generasi Civic ES di dunia internasional.

I mean, why? Setelah sebelumnya menggunakan mobil yang modern, kenapa Adhen justru menggantinya dengan mobil yang lebih tua? “Sejak gue beli Civic FD1 pada tahun 2007, entah kenapa, mata gue masih selalu teralihkan ketika gue berpapasan dengan mobil kayak gini. Menurut gue, desain Civic generasi ES terlihat lebih timeless jika dibandingkan dengan desain Civic FD1 yang futuristik. Karena itu, setelah melakukan pertimbangan selama tiga tahun, akhirnya pada tahun 2010, gue membulatkan tekad untuk menjual Civic FD1 gue dan menggantinya dengan Civic VTi-S ini,” kenang pria berkacamata ini.

Setelah berhasil memperoleh unit yang dicari, Adhen pun segera melakukan langkah personalisasi layaknya yang dilakukan pada Civic FD1. “Karena FD1 gue jual dalam kondisi standar, jadi velg iForged Rev yang sebelumnya terpasang masih gue simpan. Makanya, saat gue sudah dapat Civic ES, gue nggak pusing-pusing lagi cari velg dan segera memasang iForged Rev,” ungkap pria ramah ini.

Selain sektor roda tersebut, Adhen juga turut melakukan pembentukan karakter pada sektor eksterior yang terlihat lewat penggunaan sejumlah komponen OEM milik Civic lain yang diproduksi overseas. Komponen yang dimaksud antara lain terlihat lewat pengaplikasian OEM grille milik Civic ES coupe.

Untuk menambah kesan agresif di bagian depan, Adhen juga turut menyematkan front lip milik Civic EK9 generasi akhir yang diakuinya dapat dipasang secara plug and play pada bumper Civic S5A miliknya.

Selain itu, Adhen juga turut mengaplikasi side marker dari produk Honda Access yang disematkannya pada bagian samping bumper belakang.

Sebagai pelengkap, pria berperawakan gempal ini kemudian turut mengaplikasikan roof spoiler yang diambil dari produk EGR.

Untuk mengimbangi sektor eksterior, Adhen juga ikut melakukan langkah personalisasi pada sektor interior.

Personalisasi ini dapat dilihat melalui penggantian jok bawaan mobil dengan produk dari Recaro bertipe SR3 berwarna merah yang merupakan jok OEM milik Civic EK9 Type-R dan pengaplikasian steering wheel dari produk Nardi Deep Corn berdiameter 350mm yang cukup populer di kalangan car enthusiast.

Sebagai seorang stanced car enthusiast, gue juga menganggap Adhen sebagai pribadi yang cukup berani dalam melakukan eksplorasi mendalam jika menyangkut tentang setup di sektor roda. Bagaimana tidak, Setelah puas dengan iForged Rev yang digunakannya, Adhen setidaknya sudah mengeksplorasi berbagai velg dengan spesifikasi yang beragam sebanyak enam kali hingga hari ini.

Velg yang dimaksud antara lain terdiri dari Leon Hardiritt Ritter berdimensi 19×9/10, Sparco NT 18×8.5/10, MAE 19×8.5/9.5, Enkei NT03 18×9 dan Enkei RPF1 18×9.5/10 yang seluruhnya terpasang dengan setup ban stretched dan fitment yang agresif. This man is definitely exploring the fitment game!

Perubahan karakter yang cukup signifikan baru terjadi saat Adhen tertarik dengan meaty fitment setup yang mayoritas kerap terlihat pada mobil track use. “Selain ingin menampilkan karakter yang beda dengan sebelumnya, setup ini juga menurut gue bisa bikin mobilnya lebih driveable tanpa harus mengorbankan karakter agresif yang selama ini sudah menjadi ciri dari mobil gue,” jelasnya.

Untuk menciptakan meaty setup tersebut, Adhen memilih untuk mengaplikasikan velg dari produk Weds Sport tipe TC05 dengan spesifikasi 17×8 inch +32 yang kemudian dipadu dengan ban Toyo T1R berprofil 245/35 di keempat sisinya.

“Setelah berhasil menciptakan setup yang sesuai keinginan, gue pun mulai merapihkan seluruh sisi fender yang sebelumnya rusak akibat proses eksplorasi fitment. Kini, selain terlihat clean, mobil juga terasa sangat nyaman untuk digunakan pada occasion apapun,” bilang Adhen seraya menutup pembicaraan.

Ur definitely killing the game, brother!

By the way, with this post, we would like to say happy birthday to our goodfriend, Adhen!

Wishing you all the best, mate. Cheers! 😉

Comments

Loading Facebook Comments ...
Join The Conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Disqus Comments ...