Setelah sukses dengan gelaran pertama dari serial Gas In Flat Out, Pertamina bekerja sama dengan tim Goodrides kembali menggelar Gas In Flat Out Vol.2. Mengingat event ini juga diselenggarakan sebagai peringatan terhadap anniversary Pertamina yang ke-58, maka untuk seri kedua ini, Pertamina dan Goodrides sepakat untuk mengangkat “90’s Holiday Party” sebagai tema utama.
Proses registrasi sendiri sudah dibuka sejak 11 November 2015 dan ditutup pada tanggal 3 Desember 2015 atau satu hari sebelum acara digelar. Hingga H-1 sebelum batas waktu pendaftaran, Goodrides sudah menerima lebih dari 60 calon partisipan. Dari sini, tim Goodrides kemudian menyaring para calon partisipan menjadi 50 peserta terpilih yang diseleksi sesuai prosedur. Peserta terpilih kemudian diwajibkan membayar biaya registrasi sebesar IDR 300,000 untuk individu atau IDR 250,000 untuk group buy. But don’t worry, sebagai timbal balik, setiap peserta akan diberikan kompensasi berupa voucher Pertamax Series dari Pertamina senilai IDR 250,000. Good deal, right?
Layaknya Gas In Flat Out Vol.1, untuk Vol.2 ini Pertamina dan Goodrides juga sepakat untuk meneruskan konsep midnight city rally yang dipadukan dengan games. Bedanya, jika sebelumnya hanya menggunakan empat SPBU Pertamina Retail, kini Gas In Flat Out Vol.2 menggunakan tujuh, i repeat, tujuh SPBU Pertamina Retail yang tersebar di kota Jakarta sebagai checkpoints.
As a part of the excitement, hint yang dipergunakan untuk menebak lokasi SPBU juga telah dipersulit. Seru kan? Akuin aja deh. Beberapa diantaranya bahkan gue buat 90’s banget, biar sesuai tema. LOL!
Ok, sekarang perhatiin. Tujuh SPBU Pertamina Retail yang digunakan sebagai checkpoints adalah, SPBU Abdul Muis (31.10202), SPBU Kuningan (31.12902), SPBU Cikini (31.10303), SPBU MT Haryono (31.12802), SPBU Daan Mogot (31.11403), SPBU Pramuka Jakarta (31.13101), dan SPBU Fatmawati (31.12401).
Jangan lupa, di tiap checkpoint, para peserta juga diwajibkan untuk menyelesaikan beragam games dan mengunggah foto ke social media guna mendapatkan stamp. Bagi peserta yang berhasil mengumpulkan tujuh stamp dari semua checkpoints dan tercepat mencapai garis finish di 365 Ecobar, Kemang akan dinobatkan sebagai pemenang.
Kayak apa serunya Gas In Flat Out Vol.2? Let’s check it out!
Seperti prosedur yang sudah disampaikan melalui E-mail kepada seluruh peserta terpilih, proses registrasi ulang pun mulai dibuka sejak pukul 20:00.
Eka dan Dean pun termasuk salah satu yang standby paling awal di gedung parkir P4B Plaza Senayan yang dipilih sebagai lokasi kumpul sekaligus registrasi ulang.

Sesuai dengan jadwal, para peserta pun mulai memenuhi lahan parkir.

Salah satunya adalah our goodfriends, Bowie yang dinavigatori oleh Yoga menggunakan Yaris dan Rizky “Onta” yang datang dengan Crown “Bippu” miliknya.

Kalau Bowie sama Yoga, nggak cuma outfit-nya yang match sama tema 90’s, tapi tampangnya juga. Hahaha. Becanda bro!

Sementara Onta lebih mirip kayak bapak-anak sama navigatornya.

Our goodfriend, Tian dan istrinya, Ratih bahkan rela datang jauh-jauh dari Yogyakarta untuk ikut serta di Gas In Flat Out Vol.2. Sebagai partner, Tian juga mengajak Victor untuk ikut serta. FYI, jika muka Victor terasa familiar, adalah karena pria ini adalah adik kandung dari our talented photographer, Eka.

Salah satu peserta bahkan ada yang membawa keluarganya untuk merasakan excitement di Gas In Flat Out Vol.2.

Meanwhile, peserta terus berdatangan.







Sementara itu, tim Goodrides juga melakukan persiapan agar acara tetap berjalan sesuai rundown.




And the crowd is getting bigger and bigger.

Ms. Kippy sebagai salah satu representatif dari Pertamina juga hadir di lokasi start bersama para “anak magang”. 😀


Let’s go back to the crowd.




Hello there, brothers!


Proses registrasi sendiri berjalan lancar dengan diawasi ketat oleh Ms. Kippy. LOL! Just kidding 😀 She actually helps the team tho. You rock!

Setiap peserta yang sudah melakukan registrasi ulang, langsung menerima event sticker dan sponsor sticker yang wajib dilekatkan ke tiap mobil dengan posisi yang sudah ditentukan. Hal ini dilakukan agar masing-masing mobil memiliki identitas sehingga mudah dikenali oleh para crew di tiap SPBU.






Seperti yang terlihat, seluruh peserta pun sibuk menempelkan sticker ke mobil miliknya masing-masing.

Setelah itu, para peserta juga diminta untuk mengambil foto selfie bersama crew dan mobil masing-masing dan mengunggahnya ke akun Instagram sebagai tanda dimulainya rangkaian acara Gas In Flat Out Vol.2







And of course, there were countless selfies!

Memasuki pukul 21:00, tim Goodrides memberikan kepada para peserta untuk berkumpul di lokasi yang sudah ditentukan untuk menerima briefing mengenai prosedur jalannya Gas In Flat Out Vol.2 dan kata sambutan dari Pertamina dan tim Goodrides.

Setelah seluruh peserta berkumpul, gue dan Yahya pun mulai bersiap menyampaikan kata sambutan sekaligus brief yang harus dipatuhi oleh para peserta selama mengikuti rangkaian acara.

Nggak lama, gue pun mulai menyampaikan kata sambutan untuk mewakili tim Goodrides.
Setelah itu, Krisanti Gondokusumo a.k.a Ms. Kippy sebagai External Relations Marketing Operation Region III kemudian memperkenalkan diri serta memberikan kata sambutan mewakili PT. Pertamina serta himbauan kepada para peserta untuk tertib berlalu lintas. “Bagi peserta yang diketahui melanggar hukum dalam bentuk apapun akan dikenai sanksi berupa diskualifikasi,” tegas Ms. Kippy.

Kemudian, gue melanjutkan dengan masuk ke sesi briefing untuk menjelaskan prosedur yang berlaku di Gas In Flat Out Vol.2. Layaknya tahun lalu, Vol.2 masih dilangsungkan dengan konsep midnight city rally yang menggunakan tujuh SPBU Pertamina Retail sebagai checkpoints.

Selama berlangsung, setiap peserta harus menebak 7 lokasi SPBU dan menyelesaikan tantangan di 7 checkpoints tersebut. Adapun lokasi yang disiapkan untuk event ini adalah SPBU Abdul Muis (31.10202), SPBU Kuningan (31.12902), SPBU Cikini (31.10303), SPBU MT Haryono (31.12802), SPBU Daan Mogot (31.11403), SPBU Pramuka Jakarta (31.13101), dan SPBU Fatmawati (31.12401). Setelah menyelesaikan setiap tantangan, seluruh peserta juga diwajibkan untuk mengunggah foto-foto ke media sosial sesuai dengan tantangan di checkpoint guna mendapat stamp. Berbekal stamp dari seluruh checkpoints, peserta akan melaju ke garis finish yang bertempat di 365 Ecobar, Kemang.
Menjelang pukul 22:00, para peserta pun diminta bersiap-siap, karena prosesi start akan dilangsungkan sesaat lagi. But first, let us take a super wefie!



And they’re off!





Susah deh anak muda, dibilangin harus tertib masih aja ada yang begini. SMH.


Berhubung di Gas In Flat Out Vol.2 ini ada tujuh checkpoints, jadi selain menugaskan crew dokumentasi di tiap checkpoint, Eka dan Ricky juga turut berkeliling untuk mengabadikan momen yang terjadi. Karena itu, kali ini ada dua unit sepeda motor yang dijadikan sebagai kendaraan operasional, yaitu Vespa Sprint milik Jodi yang bertugas mengantar Ricky berkeliling, serta Yamaha X-Ride milik Dito yang bertugas mengantar Eka.










Since kita sudah melihat keseruan yang terjadi saat perjalanan, sekarang mari kita lihat excitement yang terjadi di setiap checkpoint.



First stop, SPBU 31.10202 di Abdul Muis. Di checkpoint ini, para peserta diharuskan menebak wadah mana yang berisi oli Fastron Gold dari tiga wadah yang tersedia. Setelah berhasil, peserta diharuskan mengunggah foto selfie bersama Fastron Gold ke akun Instagram. Saat peserta sudah memenuhi syarat, crew akan memberikan stamp pada stamp card milik peserta.


Sementara peserta yang gagal memberikan jawaban benar pada percobaan pertama akan dikenakan sanksi berupa squat jump sebelum akhirnya diperbolehkan kembali untuk menebak.




And as predicted, there were bombs of selfies.

Next, SPBU 31.10303 di Cikini!
Di sini, peserta diberi tantangan untuk berbelanja lima items berbeda di Bright Store dengan uang IDR 10,000 yang sudah dibekali di starter pack.












Setelah menyelesaikan tantangan, crew juga ikut memastikan bahwa tiap peserta sudah mengunggah foto dengan caption dan hashtag yang sesuai dengan prosedur.


Yahya dan Ms. Kippy juga sempat mampir ke checkpoint ini.





Then everybody was in a hurry to take the next stage!


Termasuk our work force yang selalu sedia setiap saat. LOL!

“Yuk semuanya. Semangat.” ujar Bowie dengan nada bicaranya yang datar, ditemani Yoga dan the talented Wailan Rawung dari Rolled Life.
Next, SPBU 31.13101 di Jl. Pramuka.
Di checkpoint ini, peserta harus menuang oli Fastron Gold ke dalam kaleng dengan jumlah yang tepat agar kaleng dapat berdiri secara diagonal. The message is, selalu gunakan oli dengan spesifikasi yang tepat dan volume yang tepat agar mesin mobil Anda selalu seimbang. Olinya apa? Ya, Fastron! 😀
Balancing can like a baawwsss!
They also spreading the news!
Sementara, di SPBU 31.12802 yang berlokasi di Jl. MT Haryono, peserta harus menyelesaikan tantangan dengan mendorong mobil masing-masing bersama para crew dari garis start hingga finish yang ditentukan. Kenapa? Karena kejadian kayak gini nggak mungkin dialami kalau mobil loe pakai Pertamax Series! 😀
Ooh, poor you bro!

Di saat yang sama, Yahya yang bertugas mengawal Ms. Kippy dan Ms. Aning dari Pertamina untuk melihat keseruan di tiap checkpoint juga tiba di SPBU 31.12902 yang berada di Jl. HR Rasuna Said.

Hope you both are well served, ma’am. 😀
Di checkpoint ini, peserta harus menebak benda apa yang tersembunyi di dalam box.
Berbeda lagi dengan SPBU 31.12401 di Jl. Fatmawati. Di sini, peserta harus meraih 58 points dalam permainan berhitung. Angka yang sama dengan usia PT. Pertamina. Cool, right?!
Last but not least, SPBU 31.11403 di kawasan Daan Mogot. Di checkpoint ini, peserta harus memainkan signature game dari Goodrides, yaitu Out Of The Box!
Some of them are struggling with the challenge. Looks exciting tho!
Para peserta yang sudah berhasil mengumpulkan stamp dari seluruh checkpoint pun langsung bergegas menuju garis finish di 365 Ecobar, Kemang.

Now, let’s take a look what’s going on at the venue.

Yang standby? Rolandooooooo, Quiambaoooooo. *joget pake rumbai-rumbai

Bertugas sebagai time keeper, adalah tim “Dharma Wanita” Goodrides, yaitu Visit, Wina dan Dian. LOL!

Aaaanddd, we have the first finisher!

Geez, this guys are fast!

Coming in second place, is the dude that won first place last year. Boleh loe, bro!

Kalau dengar dari ceritanya, dua tim yang emang berteman satu sama lain ini mengaku bumper to bumper sepanjang perjalanan. Mereka kemudian baru berpisah di kawasan Kemang karena mengambil rute yang berbeda. Seru abis!

Sementara itu dalam, our guy Jodi is doing his magic.

The official Goodrides MC, Diandra Gautama dan Alinka Hardianti juga mulai menyambut para finisher yang mulai memenuhi venue.

The whole Pertamina crew juga terlihat sedang menikmati suasana.


Di luar, finisher pun terus berdatangan.

Beberapa finisher juga berusaha mencari peruntungan dengan mengambil opsi untuk mengikuti special stage, dimana peserta ditantang untuk mencari hidden stickers yang diletakkan di sekitar venue, namun waktu pencarian yang dibutuhkan akan diakumulasikan ke dalam waktu tempuh yang mereka cetak. Mengingat posisi pertama hingga ketiga sudah diraih lebih dulu karena ketiga tim menolak untuk ikut special stage, maka peserta yang ikut serta di special stage inipun terlihat nothing to lose. Salah satu yang paling mengejutkan adalah pria ini, dimana dirinya berhasil menemukan hidden sticker yang direkatkan oleh tim Goodrides di bilah outdoor fan. You, smart a**! LOL!

Keberhasillannya tersebut kemudian membawa dirinya kepada special price persembahan Inspiration Motorsport X Goodrides, yaitu satu unit Nardi Classic steering wheel! Congratulations, mate!


Pria-pria yang duduk di deretan depan inilah yang membuat suasana semakin seru berkat “suara rakyat” yang selalu muncul untuk mengomentari segala sesuatu yang sedang berlangsung. LOL!

Acara sendiri dilanjutkan dengan pemberian hadiah First Come First Serve, yaitu peserta yang pertama kali datang ke lokasi pendaftaran ulang. Sebagai imbalan, peserta ini berhak mendapatkan 4 liter Fastron Gold. Thanks for coming early, bro!

Untuk memancing partisipasi dari para peserta, MC pun mulai membuka pop quiz dengan lima pertanyaan yang masing-masing akan diganjar dengan hadiah voucher Pertamax Series senilai IDR 50,000



And here are the winners.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah untuk peringkat ketiga berupa voucher Pertamax Series senilai IDR 2,000,000 oleh Ms. Kippy.

Penyerahan hadiah kemudian dilanjutkan kepada peserta yang menduduki peringkat kedua. Tapi sebelumnya, mengingat tim ini berhasil keluar sebagai juara pertama di tahun lalu, jadi Ms. Kippy penasaran untuk nanya tips dan triknya dalam mengikuti Gas In Flat Out Vol.2.

Dan karena tahun lalu mereka jadi tentara dan diwajibkan push-up terlebih dahulu sebelum menerima hadiah, jadi tahun ini, peraturan yang sama diberlakukan. LOL!

Hadiah berupa voucher Pertamax Series senilai IDR 3,000,000 kemudian diserahkan oleh Ms. Kippy dan Mr. Awan. Congratulations, brother!


Lanjut ke peserta yang berhasil duduk di peringkat pertama. Karena mereka bertiga terlihat macho, jadi gue pun minta kepada mereka untuk terlebih dulu melepas baju mereka sebelum menerima hadiah. LOL!

Setelah itu, hadiah berupa voucher Pertamax Series senilai IDR 4,000,0o0 diserahkan kepada peserta oleh Ms. Aning.


Setelah itu, para peserta yang merasa menggunakan kostum sesuai dengan tema, diminta maju ke depan untuk kemudian dua peserta akan dianugerahi gelar the best costume.


And here are the winners, masing-masing menerima 4 liter Fastron Gold dan 2 liter Fastron Gold.

Tapi jangan sedih, peserta yang sudah tampil ke depan tetap menerima merchandise menarik dari Pertamina.

Di tengah jalannya acara, tiba-tiba ada satu peserta yang mengaku menemukan satu hidden sticker yang masih tersisa. Karena itu, dirinya berhak menerima special price berupa active speaker buatan Logitech dari Goodrides. Ini antara hoki atau emang gigih nih pasti, tiba-tiba bisa nemuin sticker. LOL!

Setelah itu, Yahya pun memanggil seluruh peserta yang tergabung dalam komunitas Jazz Fit Club (JFC) dan Veloz Community (Velozity) untuk maju ke depan sebagai bentuk apresiasi dari Pertamina dan Goodrides atas partisipasinya.


Masing-masing peserta pun diminta untuk menyampaikan kesan dan pesan mengenai jalannya event Gas In Flat Out Vol.2

Di kesempatan yang sama, tim Goodrides juga baru mengetahui bahwa salah satu peserta yang tergabung dalam komunitas Velozity datang dari kota Makassar untuk ikut serta di Gas In Flat Out Vol.2. Karena itu, peserta tersebut kemudian dianugerahi gelar The Longest Journey dan berhak menerima hadiah berupa 4 galon Fastron Gold. Salute!

Seluruh peserta dari komunitas JFC dan Velozity kemudian menerima merchandise menarik dari Pertamina yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bareng bersama tim representatif dari Pertamina.


Penghargaan Pertamina Award lalu dijatuhkan kepada Arsya Septian. Tapi, sebelum bisa menerima hadiah berupa voucher Pertamax Series senilai IDR 250,000, pria ini ditantang untuk joget dan merayu Ms. Aning terlebih dahulu. Keren lau, bro!

Last but not least, gue pun mengumumkan penghargaan Goodrides Award yang jatuh ke Rizky “Onta”.

Pemenang Goodrides Award kemudian menerima hadiah berupa T-shirt terbaru dari Goodrides untuk semua crew.







Semua orang pun terlihat bersenang-senang menikmati waktu di Gas In Flat Out Vol.2: 90’s Holiday Party Edition.
Menjelang pukul 04:00, acara pun ditutup dengan sesi foto bersama dengan seluruh peserta, sponsor, penyelenggara serta crew yang bertugas.
So, guess I’ll see you guys on the Gas In Flat Out Vol.3 in 2016 and long live, Pertamina!











































Comments