Ever since we’ve heard about Rauh-Welt BEGRIFF or popularly known as RWB, kita semua nggak bisa berhenti mengagumi segala jenis Porsche karya Akira Nakai, founder of RWB, yang sudah mengaplikasi RWB-kit.
More than that, selain tampilannya yang super stunning, kita pun lebih terkagum-kagum lagi saat mengetahui bahwa Nakai-San create only one RWB Porsche for each customer. It is a work of art at its best!
From this point on, kita pun nggak pernah berhenti memuaskan mata lewat segala jenis gambar atau foto dari RWB Porsche yang melimpah di worldwide web. Kekaguman ini juga telah mendorong kami terbentuk dengan sebuah mimpi yang sama.
Mimpi yang kami kira tidak akan pernah bisa terkabulkan, yaitu melihat langsung sebuah RWB Porsche. Apalagi ketemu Mr. Akira Nakai in person, mimpi aja nggak berani!
This kind of situation lasts for a couple of years, hingga pada suatu saat di awal tahun 2014, kami merasa begitu terkejut oleh sebuah kabar yang menyatakan bahwa Nakai-San akan hadir di kota Bandung, Indonesia, untuk “merakit” sebuah RWB Porsche atas undangan dari Terror Garage.
“Ah, you guys must be kidding us,” ujar kami di dalam hati.
Tapi disamping ketidakpercayaan kami terhadap berita itu, kami pun mengetahui betul kredibilitas Terror Garage yang namanya sudah terdengar sejak lama di telinga kami berkat berbagai karya, kreasi, maupun koleksi luar biasa yang dimilikinya, yang kami yakin dapat terwujud berkat superb passion terhadap car culture dari dalam diri Michael dan Anto yang merupakan dua sosok luar biasa di balik layar Terror Garage tersebut.
The point is, meskipun kami ragu bahwa berita itu benar adanya, tapi kami juga yakin betul bahwa Terror Garage lebih dari mampu untuk mendatangkan Mr. Akira Nakai dan mendaulatnya untuk merakit the very first RWB di Indonesia.
And there it goes. Mata dan benak kami pun dipaksa percaya bahwa Terror Garage benar-benar mendatangkan Akira Nakai untuk merakit sebuah Porsche 964 yang juga menjadi RWB Porsche pertama di Indonesia. Kami pun super excited sekaligus sangat kelimpungan.
Kami merasa momen ini merupakan momen dimana akhirnya kami merasa lebih dekat dengan mimpi kami untuk melihat langsung unit RWB Porsche. Even more, melihat Nakai-San beraksi di depan mata kita sendiri! Tapi sayangnya, untuk saat ini, sepertinya segala imajinasi tersebut masih menjadi mimpi untuk kami.Kami sadar kami masih harus terbentur oleh kenyataan bahwa kami tidak mempunyai celah sama sekali dalam mewujudkan mimpi kami untuk berinteraksi secara dekat dengan RWB.
Kenyataan ini juga membuat kami terpaksa sadar bahwa saat ini kami hanya mampu mengagumi RWB Indonesia 001 hasil karya Nakai-San yang diberi nama “Erabareshi Mono” atau “The Chosen One” yang dilakukannya di Terror Garage. Tapi kami tidak mau mengubur mimpi kami. Sebuah terobosan luar biasa yang dilakukan oleh Terror Garage ini telah membawa kami semua sebagai car enthusiast untuk lebih dekat dengan RWB dan pria luar biasa yang berada dibaliknya.
But you know what?! Tidak lama setelah rampungnya Erabareshi Mono, kami pun sangat terkejut saat mengetahui bahwa Terror Garage – RWB Indonesia berencana untuk mengadakan sebuah open garage yang digelar untuk pihak yang sudah disetujui pada tanggal 26 Januari 2014, dimana kesempatan ini akan digunakan untuk menampilkan proses “perakitan” yang akan dilakukan oleh Mr. Akira Nakai pada RWB-Indonesia 002.
Like, seriously?! Kami pikir, inilah saatnya! Inilah momen dimana kami sepertinya mempunyai kesempatan untuk mewujudkan mimpi kami sendiri! Kami pun benar-benar tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini! Berita ini membuat kami berusaha keras mencari informasi tentang prosedur open garage tersebut dan jika perlu, mengemis agar diperbolehkan untuk berinteraksi secara live dengan proses perakitan RWB Indonesia 002 yang akan dilakukan oleh Nakai-San tersebut.
Luckily, Dewi Fortuna pun sepertinya sedang memihak kepada Goodrides. Yes! We we’re invited to the open garage, thanks to Terror Garage yang sudah sangat humble untuk memperbolehkan Goodrides mengabadikan momen yang luar biasa ini. Oh yes, we are super excited as hell!
Kami pun segera menyiapkan diri untuk berangkat ke Terror Garage – RWB Indonesia yang berlokasi di kota Bandung. Kondisi cuaca yang sedang kurang kondusif belakangan ini juga tidak sedikitpun menyurutkan niat kami untuk berangkat ke kota Bandung. Bahkan sebuah informasi valid yang kami terima dari berbagai sumber tentang amblesnya sebuah ruas di jalan tol Cipularang pun masih tidak menyurutkan niat kami untuk mendatangi Terror Garage. I mean really, nothing can stop us now!
Untuk mengantisipasi segala kondisi yang dapat menghambat waktu tempuh, kami pun berangkat dari Jakarta pada waktu dini hari, dengan harapan, kami bisa sampai di Terror Garage tepat waktu. Beruntung bagi kami, segalanya berjalan dengan sangat lancar. Kami hanya butuh waktu 1 jam 30 menit untuk sampai di kota Bandung dari Jakarta.
Spare waktu yang sangat panjang ini lalu kami gunakan untuk mempersiapkan diri menghadapi mimpi yang sepertinya akan segera terwujud. No sh*t, we’re goin’ to see RWB and Akira Nakai in person!
Setelah merasa siap, kami pun segera meluncur ke Terror Garage – RWB Indonesia dengan mengandalkan piranti GPS yang kami gunakan setelah melakukan input terhadap alamat yang diberikan oleh pihak Terror Garage kepada kami. Mungkin karena merasa terlalu excited, kami pun datang satu jam lebih awal dari jam yang sudah disepakati oleh kami dan Terror Garage.
Kami pun sempat khawatir bahwa pihak Terror Garage akan merasa sedikit terganggu dengan kedatangan kami yang lebih awal tersebut, Namun surprisingly, pihak Terror Garage justru menyambut kedatangan kami dengan luar biasa ramah dan bersahabat. Sambutan mereka merasa kami layaknya di rumah kami sendiri. Thank you, Terror Garage, you guys are just awesome!
Setelah menyampaikan rasa terima kasih kami atas kesempatan yang telah diberikan, kami pun segera melangkah masuk ke dalam garasi milik Terror Garage. Momen inilah yang kami tunggu-tunggu. Kami benar-benar masih sulit percaya, bahwa akhirnya kami mampu melihat langsung unit RWB Porsche di depan mata kami sendiri.
Bahkan lebih dari itu, saat melangkah lebih dekat, kami pun sempat memastikan diri kami masing-masing bahwa kami memang tidak sedang bermimpi. Hal ini tidak lain dan tidak bukan adalah karena kami sedang melihat Nakai-San is doing his magic in front of our very own eyes! Kami pun sadar, bahwa mimpi kami benar-benar sedang terwujud di depan kami, again, thanks to Terror Garage for making it happen!
However, kami pun segera menyadarkan diri. Kami tidak ingin menyia-nyiakan momen berharga ini dengan mulai mendokumentasikan setiap gerakan yang dilakukan Nakai-San dengan penuh passion dan ketelitian tinggi terhadap Porsche 993 yang akan segera berevolusi menjadi RWB Indonesia 002.
Saat sedang menikmati isi garasi RWB Indonesia inipun, kami menemukan bahwa pihak Terror Garage telah menyiapkan sejumlah official merchandise yang membuat kami merasa ingin memiliki semuanya.
Kami merasa bahwa pihak Terror Garage benar-benar serius dalam menyiapkan segala hal yang berkaitan dengan kedatangan Nakai-San dan proses kelahiran RWB Indonesia ini. Superb!
Rasa euphoria yang sedang kami rasakan layaknya anak kecil yang sedang melenggang di dalam theme park inipun tidak berhenti sampai disini saat pihak Terror Garage kembali menghampiri kami.
Kami begitu girangnya saat diinformasikan bahwa kami diberi kesempatan untuk melakukan exclusive interview kepada Mr. Akira Nakai. Oh God, we must be dreaming!
Kami pun segera menyiapkan proses interview tersebut dengan muka yang selalu tersenyum. At that point, we feel like we are half crazy. LOL! Proses interview yang kami lakukan bersama Nakai-San inipun dapat Anda lihat di video yang akan kami upload secepatnya.
Setelah sesi interview usai, Nakai-San pun beristirahat sejenak. Saat inilah kami bisa mengenal Nakai-San secara lebih dekat dan tersadar akan betapa humble-nya seorang Akira Nakai.
Ditengah-tengah istirahatnya dalam menjalani proses “perakitan” RWB Indonesia 002 yang cukup melelahkan tersebut, Nakai-San masih menyempatkan diri untuk berfoto dan berbincang kepada sejumlah pihak dengan begitu ramahnya, layaknya seorang artis yang sedang meladeni para fans beratnya.
Kami pun memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya dengan berfoto bersama Mr. Akira Nakai himself. It is truly an honour to be in frame with you, Mr. Nakai!
After the cigarette break, Nakai-San pun melanjutkan pekerjaannya terhadap RWB Indonesia 002 yang diberi nama Ciska oleh Terror Garage.
The name itself merupakan nama panggilan dari Mrs. Ika Kartika, almarhum Ibu dari Mr. Anto from Terror Garage. Nama ini dipilih untuk digunakan pada RWB Indonesia 002 sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengenang mendiang sang Ibu.
“Mendiang Ibu Ika Kartika atau Ciska, yang telah meninggalkan kami empat tahun lalu, merupakan sosok yang sangat istimewa bagi kami semua dari Terror Garage. Beliau merupakan sosok yang selalu ramah, bahagia dan selalu memberi support untuk segala ‘kegilaan’ yang kami lakukan. Karena itu, menurut kami, sangatlah pantas jika nama beliau dicantumkan pada RWB Indonesia 002 agar semangat beliau selalu ada bersama kita semua,” ungkap Michael dari Terror Garage saat sesi interview singkat bersama Goodrides.
Setelah rampung, kami segera mendengar raungan merdu dari suara mesin flat-six milik Porsche 993 tersebut. Sampai titik ini, kami pun belum bisa berhenti mengagumi hasil karya Nakai-San yang luar biasa ini. Seluruh sektor dari RWB Porsche buatan Nakai-San selalu mampu membuat kami tercengang.
Pria asal Jepang ini tidak pernah luput dalam memperhatikan setiap detail pekerjaannya, yang membuat hasil karya dirinya memiliki kualitas yang superb.
These things makes us believe, jika Nakai-San tidak memperoleh ketenarannya secara instant, namun berkat kerja keras dan passion yang tidak pernah pudar setiap kali dirinya sedang menghasilkan sebuah karya seni.
Tidak lama setelah itu, momen yang berharga kembali hadir, dimana Nakai-San akan masuk ke dalam kabin “Ciska” dan segera melakukan his very first test drive.
Bersamaan dengan usainya sesi test drive yang dilakukan Nakai-San, maka berakhir pula segala rangkaian open garage yang digelar oleh Terror Garage pada hari itu.
Kami pun segera kembali bangun dari mimpi indah kami yang dipersembahkan oleh Terror Garage – RWB Indonesia.
It’s been a huge honour to be given this opportunity, and we can’t never thank you enough for your superb hospitality!
And for all of you guys, please stay tune with us for more article about RWB Indonesia 002 a.k.a Ciska. Cheers!




One thought on “The Making of RWB Indonesia 002”
hi man.
Nice Article