Close X Rays_Nation1

It’s Where It All Began // Gathering Events by Enkei Enthusiast & Rays Nation

Menyambut datangnya event bertajuk “Japanese Wheels Meet Up 2015” yang akan digelar pada tanggal 6 Desember 2015 mendatang di SDC – Scientia Square Park, Gading Serpong, Tangerang, sebagian besar wheels enthusiast, khususnya pecinta, pengguna maupun penggemar velg aftermarket buatan Jepang, tentu sedang melakukan persiapan untuk ikut serta menjadi partisipan di gelaran yang dicetuskan oleh para member dari tiga komunitas berbasis brand velg aftermarket: Enkei Enthusiast, Rays Nation dan Weds People.

If you wanna know more about the event and how to join, please read it here.

Berkaitan dengan hal itu, maka gue pun merasa ini adalah saat yang tepat untuk mengajak kalian untuk sedikit flashback lewat dua event coverage yang sudah tertunda sangat lama karena work overload yang sedang gue alami belakangan ini.

Kedua event yang gue maksud adalah dua gathering event gelaran komunitas yang didirikan atas kesamaan minat terhadap brand velg aftermarket, yaitu Enkei Enthusiast yang digelar pada tanggal 17 Agustus 2015 lalu, serta Rays Nation yang digelar pada tanggal 13 September 2015 lalu.

For a starter, let’s take a look at the event held by Enkei Enthusiast.

Selain muncul sebagai sebuah gathering event yang memang rutin digelar untuk mempersatukan para member yang jumlahnya terus meningkat dari waktu ke waktu, kesempatan kali ini juga ikut dipergunakan oleh tim panitia dari Enkei Enthusiast untuk sekaligus merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-70 di tahun 2015 ini dengan memilih 17 Agustus 2015 sebagai tanggal penyelenggaraan.

What makes it more interesting is, dari hasil diskusi yang dilakukan oleh para representative member dari komunitas Enkei Enthusiast yang tersebar di berbagai kota, mereka pun sepakat untuk menggelar event bertajuk “17an” ini secara simultan di empat kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Medan dan Solo bagi para member yang berdomisili di kawasan “Joglosemar” atau Jogjakarta – Solo – Semarang.

Sebagai lokasi perhelatan, tim Enkei Enthusiast dari kota Jakarta memilih lahan parkir Flavor Bliss di kawasan Alam Sutera, Tangerang. Sementara tim Enkei Enthusiast dari kota Bandung memilih lahan parkir Paskal Hyper Square sebagai venue. Untuk kota Medan sendiri, tim Enkei Enthusiast dari kota Medan sepakat untuk menggelar event di Komplek CBD Polonia. Sementara, tim Enkei Enthusiast dari kota Jogjakarta, Solo dan Semarang sepakat untuk menyelenggarakan event di The Park Solo yang berlokasi di kota Solo, Jawa Tengah.

Unfortunately, sebelum gue melanjutkan artikel ini, gue atas nama tim Goodrides ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas hasil photo coverage yang kurang maksimal, mengingat di hari yang sama, tim Goodrides harus berbagi tugas di dua lokasi berbeda dalam waktu yang bersamaan. Mengingat untuk gelaran Enkei Enthusiast kali ini, tugas event coverage hanya bisa diemban oleh gue, Dito dan Ricky tanpa our talented photographer, Eka, jadi tugas photo coverage pun terpaksa diambil alih oleh Dito.

Sayangnya (Dito sendiri mengakui kok. Beneran.), karena Dito nggak punya skill fotografi yang sama seperti Eka, jadi kualitas foto yang berhasil diabadikan oleh Dito, harus diakui tidak mempunyai standar kualitas yang sama dengan hasil jepretan Eka. However, I believe you can still feel the fun and excitement at the event.

And now, let’s move on. Shall we?

 

Tentunya, karena tim Goodrides berbasis di kota Jakarta, jadi kami akan melakukan event coverage pada acara bertajuk “17an” yang digelar oleh komunitas Enkei Enthusiast asal Jakarta yang memilih lokasi perhelatan di lahan parkir Flavor Bliss, Alam Sutera, Tangerang.

Karena semua foto adalah hasil jepretan Dito, jadi mari kita lihat momen-momen yang berhasil diabadikannya.

Mengingat tiap peserta yang sudah melakukan registrasi ulang berhak menerima goodie bag dari pihak panitia, jadi space parkir kosong di belakang BMW E36 milik Mr. Rare Rims yang dipilih sebagai lokasi pembagian goodie bag pun terlihat disesaki oleh para peserta.

Para member Enkei Enthusiast yang sebagian besar berperan sebagai panitia juga terlihat sibuk melayani para peserta yang ingin melakukan registrasi ulang.

Sementara, gue yang ditunjuk sebagai auctioneer untuk sesi auction nanti, menyempatkan diri melihat beragam items yang akan di lelang. Biar nggak salah kebet aja. LOL.

Mr. Iman Menaldi selaku founder dari Enkei Enthusiast dan Mr. Bayu Indra selaku member aktif pun terlihat melakukan diskusi serius. Actually, itu asumsi gue aja sih. Bisa aja mereka lagi transaksi “bawah tanah”. LOL.

Mr. David “Performa” yang bertugas mengatur posisi parkir pun terlihat didampingi oleh Mr. Deje “Auto Distro”. Kira-kira mereka lagi ngomongin apa ya..?

Sementara Mr. Kelvin “Excite” yang selalu menyumbangkan jasa sangat besar dalam hal desain dan produksi event property terlihat sedang memastikan bahwa seluruh peserta yang terdaftar sudah menerima event sticker Enkei Enthusiast “17an” buatannya.

Kalo dia sih, cuma sok sibuk aja..

Menjelang pukul 10:00 dimana mayoritas peserta yang terdaftar sudah hadir di lokasi, Hedri yang berperan sebagai MC di acara kali ini mulai melakukan pengumuman kepada para peserta untuk mendekat ke space parkir kosong yang dijadikan sebagai titik kumpul.

Untuk pembuka acara, Hedri sebagai salah satu co-founder dari Enkei Enthusiast mulai memberikan kata sambutan dan ucapan terima kasih atas partisipasi para peserta maupun peran para sponsor yang sudah membantu terselenggaranya event Enkei Enthusiast “17an” ini.

Sementara Hedri ngomong, gue relatif doing nothing. LOL.

Setelah menyampaikan kata sambutan, Hedri pun kemudian mulai menyampaikan tentang rundown acara yang akan berlangsung pada gathering event kali ini.

Untuk mencairkan suasana, Hedri pun mulai mengabsen nama para peserta yang terdaftar di list untuk kemudian memperkenalkan dirinya masing-masing di hadapan para peserta. Hal ini dilakukan agar masing-masing member bisa lebih mengenal satu sama lain.

Sekarang akui aja deh, as a car guy, kita seringkali cuma kenal sama sebuah mobil tanpa mengenal, atau bahkan mengetahui sosok pemiliknya. Kan kurang afdol rasanya kalau kita bisa menyebutkan spec mobil seseorang secara lengkap, tapi bahkan nama pemiliknya aja nggak tau. Ya nggak? 😛

Setelah sesi perkenalan selesai, Hedri kemudian menjelaskan tentang terms and conditions yang berlaku dalam sesi auction setelah usai jam makan siang.

Hedri bahkan memberikan sedikit bocoran mengenai beberapa items yang akan di lelang dalam sesi auction nanti.

Sesi kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan oleh representatif dari PT. Enkei Indonesia yang turut serta meramaikan acara kali ini. Surprisingly, the guy who came as a representative, turns out to be very unfamiliar with aftermarket Enkeis.

Setidaknya itu anggapan gue, mengingat gue menemukan pria ini salah total dalam menyebutkan nama velg aftermarket buatan Enkei yang tertulis pada caption foto mobil ber-velg Enkei di event Enkei Enthusiast “17an” yang diunggah di account Facebook miliknya.

Sebagai intermezzo, Ricky kemudian diminta (lebih tepatnya dipaksa) untuk mewakili tim Goodrides dan memberikan kata sambutan kepada para peserta. Lalu, apa yang dia sampaikan?

“Ya, pokoknya dibawa santai aja,” ungkap Ricky tanpa maksud yang jelas sambil manggut-manggut seraya mengembalikan mic ke Hedri.

Karena datang sangat terlambat, Mr. Donny “Do” pun langsung diminta memperkenalan diri. Santai aja bro, nggak usah melotot gitu dong ah. 😛

Menjelang pukul 12:00 siang, Hedri pun mempersilakan para peserta untuk menyantap makan siang sesuai dengan selera masing-masing. Sebagian besar, termasuk para panitia, memilih untuk menyantap makan siang di restoran Si Doel yang terletak persis di depan titik kumpul.

Sembari menunggu acara dilanjutkan usai menyantap makan siangnya, Dito pun berusaha keras mengabadikan beragam mobil yang tampil di event Enkei Enthusiast “17an”. Sayangnya, cuaca dan terik matahari yang terasa sangat menyengat kulit membuat Dito harus menyerah meskipun baru mengabadikan segelintir mobil milik peserta.

Lucunya, saat gue perhatikan hasil foto mobil yang diabadikan Dito, sebagian besar diantaranya tampak tampil menggunakan velg Enkei ES-Tarmac. No wonder sih, mengingat dari sudut pandang gue, velg dari line up Enkei Sport ini memang sempat muncul sebagai velg yang paling hype berkat status most wanted yang sempat melekat sepanjang tahun 2014 dan 2015 ini.

And here they are.

First of all, as predicted, is Mr. Hans’ famous Civic “EGK”. Such a beast!

Next up is Mr. Erick Anindyo’s sweet looking City. Nice one, sir!

This one is my favourite. Doddy -soon to be married- Herlianto’s boosted Corolla. Looking clean and sharp as always, mate!

Parked next to it, is Mr. Rendy Fattah’s -was super slammed- Civic FD. Somehow the ride height shows that he is a proper family guy, if you know what I mean 😀

Last but not least from #teamtarmac. Hail to Mr. Bayu Indra’s aggresive looking Jazz. Awesome, it is!

Dito also caught this – twin brother from another mother (& father)- rides, which both of them came up with freshly sets of  SSR meshies from Rare Rims. Loovee it! *evil smile

And this. Honestly, setup mobil milik Mr. Donny “Do” emang hampir nggak pernah gagal bikin orang patah leher. Salute!

Tapi, kalo masalah menarik perhatian, warna velg SSR Formula Mesh milik Mr. Rare Rims ini nggak ada yang ngalahin. You nailed it, sir! 😛

Memasuki pukul 13:30, sesuai himbauan dari Hedri, para peserta pun sudah mulai terlihat kembali muncul di titik kumpul yang juga menjadi lokasi gelaran auction.

Setelah cukup ramai, gue pun memulai peran gue sebagai auctioneer. Dalam sesi auction ini, sebagian pemilik barang lelangan bermurah hati dengan menetapkan starting price yang jauh di bawah pasaran. Tak ayal, para peserta pun sangat tertarik dengan gelaran auction.

Sebagai salah satu item incaran para peserta, jok Recaro Trend milik Mr. Erick laku terjual dengan harga yang sangat bersahabat di sesi auction. Sadly, Dito nggak sempat mengabadikan momen penyerahan jok yang dimaksud.

And so is this one. Considered as the highlight of the day. Satu set Enkei Sport RCS berspesifikasi menggiurkan milik Mr. Rare Rims ini di lelang dengan starting price yang sangat rendah, hampir setengah dari harga pasaran yang berlaku. No wonder, item ini pun langsung jadi rebutan.

Aaand, sooolddd!

Meskipun sedang mempersiapkan pernikahan, tapi Doddy tetap melakukan bidding tanpa henti terhadap velg ini, hingga akhirnya Enkei Sport RCS ini berhasil diamankan dalam genggamannya.

Sayangnya, nggak lama setelah mengabadikan foto Doddy di atas, kamera mirrorless yang digunakan oleh Dito untuk mengabadikan momen di event inipun shut down karena low batt. Akibat kejadian ini, Dito terpaksa harus menghentikan tugasnya sebagai fotografer di acara Enkei Enthusiast “17an” dan harus kehilangan kesempatan untuk mengabadikan momen foto bersama. However, usai sesi foto bersama tersebut, panitia pun membebaskan para peserta untuk berinteraksi satu sama lain. Banyak diantara mereka yang terlihat melakukan photo session bersama kerabat-kerabat dekatnya.

Memasuki pukul 17:00, para peserta pun secara perlahan terlihat mulai meninggalkan venue. Sementara, para panitia pun berkumpul untuk melakukan review singkat tentang acara yang baru saja berlangsung.

Secara garis besar, dalam tiap event yang rutin diselenggarakan oleh komunitas Enkei Enthusiast, pihak penyelenggara selalu berhasil menciptakan sebuah event dengan benchmark baru bagi sebuah gathering bertemakan wheels enthusiast. Seiring dengan perkembangannya, event yang digelar oleh Enkei Enthusiasti juga tidak lagi didominasi oleh pengguna brand Enkei saja, melainkan semakin meluas ke beragam brand velg aftermarket lainnya, meskipun masih didominasi oleh produk asal Jepang.

Kesuksesan Enkei Enthusiast dalam mendirikan komunitas wheels enthusiast yang solid ini kemudian mendorong para die-hard fans dari brand velg aftermarket lainnya untuk ikut membentuk komunitas sejenis yang didirikan atas kesamaan minat terhadap satu brand, yaitu Weds People dan Rays Nation. Singkatnya, Enkei Enthusiast telah tumbuh sebagai role model, setidaknya bagi kedua komunitas tersebut. Sesuai dengan namanya, Weds People merupakan kumpulan para die-hard fans dari produk Weds Sport. Sementara Rays Nation adalah kumpulan die-hard fans dari produk Volk Rays.

Sayangnya, gue dan tim Goodrides belum sempat hadir di gelaran Weds People, meskipun komunitas ini juga sudah dikenal secara populer oleh para car enthusiast.

Ok, now I wanna talk about Rays Nation. Sebagai komunitas yang terbilang baru lahir, Rays Nation yang terbentuk atas kesamaan minat para member-nya terhadap brand Volk Rays ini tak ayal telah berhasil menciptakan sebuah benchmark baru dalam hal penyelenggaraan sebuah gathering event yang menjadikan brand produk velg aftermarket sebagai tema utamanya.

Gebrakan yang dimaksud terkait dengan pembentukan sebuah eksklusifitas. Jika selama ini pengguna velg replika hanya menerima “hukuman moral” saat muncul di sebuah gathering event, maka para member Rays Nation sepakat untuk menolak keras kehadiran produk replika, khususnya yang mengatasnamakan produk Volk Rays saat akan menyelenggarakan event perdananya pada tanggal 13 September 2015 lalu. Memilih lokasi yang sama dengan Enkei Enthusiast “17an”, tim panitia penyelenggara yang terdiri dari member Rays Nation inipun menghelat event perdananya di lahan parkir Flavor Bliss, Alam Sutera, Tangerang.

Unfortunately, lagi-lagi karena bentrok dengan jadwal acara lainnya, maka kali ini Eka terpaksa mengemban tugas event coverage seorang diri. With that said, since gue sebagai penulis tidak mengalami experience di venue secara langsung, jadi gue hanya akan menulis tentang objek yang berhasil diabadikan Eka melalui kameranya serta informasi-informasi singkat yang disampaikan Eka melalui text di chat group.

Sebagai pengguna velg Volk Rays TE37 sejak masih menggunakan Chevrolet Captiva, hingga kini telah berpindah ke BMW E46 yang menjadi “mainan” barunya, Eka tentu merasa sangat excited untuk menghadiri event bertajuk “Rays Nation Meet Up” ini. Karena itu, Eka segera melakukan registrasi untuk hadir sebagai partisipan.

Fast forward to D-Day, Eka pun mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

Berhubung mau tampil, jadi sebelum berangkat menuju ke Rays Nation Meet Up, Eka mampir dulu ke car wash station kepercayaannya. Setelah tiba di lokasi dan memarkirkan mobilnya di spot yang sudah disediakan, Eka segera mengabadikan berbagai objek menarik yang terparkir di sekitar venue.

Salah satu yang langsung menarik perhatiannya adalah Nissan Skyline GT-R R34 ini. Looks stunning with that bronze finished Volk Rays TE37.

Sebagai authorized dealer produk Volk Rays di Indonesia, Permaisuri Ban juga memberikan dukungannya dengan terlibat sebagai sponsor dan mendirikan display velg aftermarket buatan Jepang tersebut di space yang sudah disediakan.

Menurut penuturan Eka, foto ini menunjukkan our goodfriend, Eric Tanzil sebagai representatif bagi Permaisuri Ban sedang menyampaikan kata sambutan kepada para peserta Rays Nation Meet Up.

Setelah itu, Eka pun kembali berkeliling untuk melihat-lihat line up mobil milik peserta yang terparkir di sekitar venue.

Mengingat Eka punya relationship yang cukup panjang dengan TE37, jadi gue mau menampilkan foto-foto mobil dengan velg TE37 lebih dulu. Let’s start with the bimmer squad, like this beast looking E46. Eka hidupnya lumayan berat ya berarti pas di sana. LOL.

Another E46 sitting on a set of bronze finished TE37.

Damn, this thing looks mean.

Meanwhile this one looks classy.

Goodrides represent!

Since it also considered as bimmer squad, so this one’s count. A good looking MINI on a set of TE37(V, I suppose?).

Or even this one. A BMW X3. Looks kinda bizzare tho.

Now let’s move on to the TE37 equipped exotic cars. First, we have this R34. But wait, the tires looks too skinny, dont you think?

Unlike this one. This is purrrfect!

Dayum, soon!

But personally, I’ll have this one. Effin awesome!

Now, let’s check out the Volks guys. Let’s start with this aggresive looking Scirocco. The wheels are also perfectly matched with the tires.

Polo? Hmm, interesting..

Next, JDM represent! A clean EK hatch, it is!

A proper looking Hachiroku.

Daamnn. This Evo is such a stunner!

Rasanya kayak apa ya, gas pol naik mobil beginian di track? Euforia kali ya..

I always have a soft spot on Stream RSZ, such as this one. Keren banget!

This FD also looks super mean.

From the CKD side, we have this Jazz GE8.

And also this Mirage.

Volk Rays TE37 bahkan terlihat disematkan pada mobil SUV seperti X-Trail.

Atau bahkan di mobil yang unimaginable seperti Taft GT Independent ini. Anyways, TE37 large PCD seperti ini konon adalah spesies yang considered as, very rare. I have to admit tho, this thing looks so damn kool!

Sebagai penutup rangkaian TE37, adalah velg yang duduk manis di dalam mobil ini. Geez, TE37 banyak juga ya..

Selanjutnya, gue akan menampilkan mobil dengan velg selain TE37 yang diabadikan oleh Eka berdasarkan urutan waktu pengambilan foto.

This thing surely looks different. Dari hasil pencarian gue, velg itu bernama Volk Rays C-Ultra. Please CMIIW.

Another beast looking Evo.

A bright coloured Integra DC5 Type-R. What more can you ask for?

A super sleek and super clean Civic EP3 Type-R. Love it!

Another success combination of Euro-Jap.

A pretty decent setup. Looks nice!

Can I say, spicy?

The hood on this Euro-R looks rad tho.

Dari kategori people carrier, ada dua Innova ini. Kinda dig the FMIC tho.

Dalam gelaran ini, hubungan antar komunitas juga terlihat terjalin dengan baik. Salah satunya terbukti dari kehadiran sejumlah member Enkei Enthusiast, dimana mobil milik masing-masing member terlihat parkir di luar VIP parking spot.

Seperti boosted Honda Stream milik. Mr. Radit yang kali ini tampil dengan velg Volk Rays CE28 berspesifikasi agresif.

Honda Jazz GE8 milik. Mr. Bayu Indra.

Toyota Rush milik Mr. Kelvin “Excite”.

Honda Civic FD milik. Mr. Rendy Fattah.

serta Honda Jazz GE8 milik Mr. Alwafi Auzan.

Setelah puas mengabadikan mobil milik para peserta, Eka pun segera capture momen interaksi yang terjadi di venue.

By the look of it, everyone seems to be having a good time.

Including our man, Mr. Rolando.

Say hi to the talented Mr. Alwafi.

Layaknya sebuah tradisi, acara pun ditutup dengan sesi foto bersama.

Ok. Sebelum menutup artikel ini, gue mau menyampaikan sebuah kesimpulan. Dari berbagai testimonial yang gue dengar tentang Rays Nation Meet Up, event ini berhasil tampil sebagai gelaran yang sangat terorganisir dengan baik dan menjadi ajang yang eksklusif berkat seleksi ketat kepada calon peserta untuk menghindari hadirnya produk replika. Rays Nation, you’ve made it!

However, sebagai komunitas wheels enthusiast pertama yang dibentuk atas kesamaan minat terhadap satu brand, Enkei Enthusiast sudah patut disebut sebagai pionir yang berhasil menciptakan perubahan positif di dalam dunia car culture, khususnya Indonesia. Jika dilihat ke belakang, antisipasi tepat yang dicetuskan oleh panitia penyelenggara Rays Nation Meet Up sebagai gathering event bertemakan wheels enthusiast seperti ini, tentu hanya bisa terjadi berkat pengalaman yang diperoleh dari rangkaian event sebelumnya yang digelar oleh Enkei Enthusiast.

Dari fakta-fakta tersebut, loe semua kebayang dong, betapa epic-nya event hasil kolaborasi tiga komunitas wheels enthusiast bertajuk “Japanese Wheels Meet Up 2015” yang akan digelar pada tanggal 6 Desember 2015 mendatang.

Can’t wait!

Comments

Loading Facebook Comments ...
Join The Conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Disqus Comments ...