Close X FEATURE IMAGE AMF SBY THE BATTLE DAY

The Battle Day. // Mogu-Mogu Achilles Motorsport Festival 2015, Surabaya

Pada kesempatan kali ini, kualifikasi dan battle day digabung menjadi satu pada hari Minggu. So, this is the judgement day!

Berhubung kemarin sudah ada insiden dengan terbaliknya tenda di paddock, jujur saja gue jadi merasa lumayan takut dengan kondisi judging stand yang berbentuk seperti ini.

There’s another incident on this final day. Tidak seperti insiden terbaliknya tenda akibat tertiup angin yang terjadi sehari sebelumnya, hari ini Amandio selaku pemimpin klasemen berkat gelar juara AMF di seri sebelumnya harus mengalami kecelakaan yang cukup parah di run kedua dalam sesi kualifikasi. Berhubung pada saat kejadian Eka masih disibukkan dengan persiapan terhadap gear yang akan digunakan untuk peliputan, termasuk kamera gue, maka dengan berat hati momen tersebut tidak bisa gue tampilkan di artikel ini.

Setelah sesi kualifikasi selesai, para drifter dipersilakan untuk menuju tenda briefing.

Dalam sesi ini, para judges mengumumkan hasil kualifikasi sekaligus tandem chart yang telah dibuat berdasarkan urutan kualifikasi.

Sehingga antar drifter tahu akan bertemu dengan siapa dalam babak best 16.

Seems like everybody happy with the results.

Kecuali Dio yang pada hari itu memang terlihat sangat kecewa dengan insiden yang dia alami. I feel you bro. I’m sorry about that.

Hmm, I guess Regi were talkin’ ’bout something funny. LOL!

Setelah itu, judges kembali menerangkan the dos and donts while doin’ tandem.

Setelah sesi briefing selesai, para drifter diarahkan menuju track untuk menjalani sesi best 16 car parade sekaligus pembukaan event.

Ok sob? Ok?

Dika CH rollin’ with style.

Tidak kalah dengan Dika, Evan juga selalu banyak aksi ketika sesi paradeSuch as do some burnouts.

And also took some photos with other drifters.

With the ultimate duckface of course.

HTJRT rawks!

Para perwakilan dari IMI dan juga sponsor pun ikut memberikan sambutan dalam acara pembukaan tersebut.

Acara lalu dilanjutkan dengan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Seems like Chandra and Reindy having a team briefing in the middle of parade.

Setelah selesai, seluruh drifter dan panitia dipersilakan untuk melakukan foto bersama.

Sebelum kembali ke mobil masing-masing, para drifter juga diminta untuk toast menggunakan Mogu-mogu..

..yang berakhir dengan kekacauan seperti ini. So chaos man! LOL!

Sembari para drifter kembali ke paddock masing-masing, Wawan Tembong selaku stunt rider yang turut hadir sebagai pengisi acara pun terlihat memasuki track.

Wheelie? Checked!

Burn out? Checked!

Bunny hop? Checked!

Somehow, gue bingung kenapa bisa ada Fadil di belakangnya pada saat Wawan melakukan sejumlah trick.

Tidak ketinggalan, Ibu Tri Rismaharini selaku Walikota Surabaya juga turut membuka acara ini. Beliau yang terlihat penasaran dengan sensasi drifting juga sempat didaulat melakukan taxi ride dengan mobil drift yang dipiloti oleh Akbar Rais.

Masih ingat dengan mobil Formula hasil karya mahasiswa dan tim peneliti dari Universitas Negeri Yogyakarta yang dipresentasikan pada AMF pertama? Yes, this is the same car.

Namun perbedaannya, pada kesempatan kali ini, formula car yang sudah menggunakan ban khusus dari Achilles ini merupakan ciptaan dari para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Somehow, gue merasa mobil ini sudah terlihat lebih reliable ketimbang pertama kali muncul di AMF seri pertama.

Back to the paddocks, seluruh best 16 qualifier kembali mempersiapkan kendaraan mereka masing-masing.

Sesi battle pembuka di hari itupun dimulai dengan rangkaian pertama dalam bracket best 16, yaitu Rayhan Ally vs Adwitya Amandio.

Berhubung Amandio tidak memiliki waktu yang cukup untuk memperbaiki mobilnya setelah mengalami kecelakaan, akhirnya Rayhan mendapatkan kesempatan untuk menang secara bye.

Battle kedua di hari itu terjadi antara Dipo Dwiki vs Dika CH. Berhubung Dipo melakukan sedikit straighten, maka Dika berhak melanjutkan ke best 8.

Next battle, Bimo Andotama vs Chandra, berhubung Bimo mengalami technical problem, Chandra berhak untuk lanjut ke best 8.

Next battle, Ikhsan Utama vs Reindy Riuppassa. Reindy melakukan kesalahan berupa understeer dan sedikit off-course, sehingga Ikhsan Utama memenangkan battle ini.

Fifth battle, Fadil Ahmad Alam vs Evan Pratama. Sayangnya, Fadil yang saat itu menggunakan A31 milik Odhi karena S13-nya mengalami kerusakan pada bagian propeller shaft hingga tidak bisa digunakan untuk kualifikasi, terlihat melakukan straighten.

Considered doing mistakes, Evan gets the win.

Next up, Odhi vs Adi Indiarto.

Di battle kali ini, Odhi melakukan straighten dan hard contact dengan Adi, sehingga Adi berhak untuk masuk ke best 8.

Seventh battle, Lucky Reza vs Theoresta.

Lucky gets the win.

And the last battle on best 16 bracket was M. Farhan vs Mike. Surprisingly, gaya menyetir Mike, pria yang gue lihat pada saat AMF putaran pertama di Jogja, kini terlihat jauh lebih agresif di ajang AMF Surabaya. Gue berasumsi hal ini bisa terjadi karena kendaraan yang digunakan jauh lebih proper bila dibandingkan dengan SE3P kondisi stock yang digunakan sebelumnya.

Sayangnya, dalam battle M. Farhan kali ini, Mike mengalami straighten yang cukup lama hingga membuat dirinya harus berhenti di babak penyisihan bracket best 16.

Setelah pro dan rookie drifter telah usai bertarung di best 16, kini giliran para novice drifter diberikan kesempatan untuk menunjukkan kebolehannya di track berbentuk figure eight.

So, as I told you, there’s a bunch of 86 right here.

And this one is the only A/T 86 on this game. Good job Jorge!

Meskipun masih menggunakan mobil dengan kondisi yang masih pantas disebut sebagai daily car, mereka sudah bisa menunjukkan kebolehannya di dalam track berbentuk figure eight ini. Walaupun gue kerap mendengar bahwa mereka sudah cukup sering latihan dengan menggunakan cone, namun ada perbedaan mencolok yang diberlakukan pada kesempatan kali ini, dimana adjustment terhadap aiming point tidak lagi diposisikan di bagian depan, melainkan di bagian belakang mobil.

Jadi ketika mereka mengalami overshoot akibat angle yang terlalu besar, mereka pasti akan berakhir dengan keadaan awkward seperti ini ketika sedang switching.

Well, at least gue bisa melihat usaha mereka ketika mencoba untuk betul-betul merapatkan bagian belakang mobil dengan cone-cone yang sudah didirikan ini. Nice job guys!

Now we’re back to the pro and rookie’s battle on best 8 bracket.

Nampaknya Evan sudah tidak sabar untuk segera memulai battle di best 8 ini.

Dengan menggunakan Skyfiro-nya yang pada hari itu sedang mengalami sedikit misfiring.

Thanks for the support bro!

Let’s do thiisss niggas!

The first battle on best 8 bracket was Rayhan Ally and Dika CH. Sayangnya, Dika melakukan kesalahan besar dan mengalami spin out di run pertama dan run kedua.

Dengan begitu, Rayhan berhak untuk melenggang ke best 4.

Next battle was Chandra vs Ikhsan Utama.

It was a bit tight, namun Chandra melakukan mistakes lebih banyak ketimbang Ikhsan sehingga dirinya harus berhenti di babak ini.

The third battle was Adi indiarto and Evan PratamaHonestly, gue cukup tercengang dengan show yang dipertontonkan oleh kedua teman baik gue ini, terutama Adi, dimana ini adalah kali pertamanya bagi Adi untuk turun di ajang kompetisi drift. Sejak awal sesi practice, Adi sudah menceritakan keluhan yang dia alami terhadap A31 yang dikendarainya. “Gue rasa ada yang salah sama steering-nya. Berasa loose banget Yan. Lebih loose dari Jeep!” keluh Adi.

Eversince, gue selalu memperhatikan run Adi yang sering terlihat struggling dengan kondisi mobilnya itu. Nah, pada battle kali ini, Adi nampaknya sudah dikalahkan dengan handicap-nya itu, karena pada saat switching, A31 yang dikendarainya mengalami overshoot sehingga spin out.

With that, Evan deserved to move into best 4.

The last battle was Lucky Reza vs Farhan, aaand Lucky gets the win.

There is a break setelah seluruh battle dalam best 8 sudah selesai. Gue dan Eka pun menyempatkan diri untuk melihat-lihat keseruan lain yang terjadi di sekitar venue.

Suddenly, there’s a bunch of excited people doing a dance. Pertama-tama gue bingung, ini apaan sih orang-orang pada nari-nari sendiri.

It’s a flashmob!

Ternyata itu emang bagian dari pengisi acara yang nggak dikasih tau dalam rundown.

Ok, let’s take a look around.

Salah satu yang sangat menarik adalah ajang drift dengan mobil berskala 1:10.

Persiapan di “paddock” RC pun nggak kalah hectic bila dibandingkan dengan mobil skala 1:1.

Somehow, gue selalu suka dengan RC Drift, karena appearance serta gerak-gerik mobilnya bisa dibilang sangat mirip dengan aslinya.

Kecuali asap yang dihasilkan dari ban. Nah, kalo yang itu nggak bakal bisa. Hahah!

Di tempat lain, ada beberapa mobil yang turut mendaftarkan diri di ajang car show.

Sayangnya, berhubung acara ini bentrok dengan sebuah car show event besar yang digelar secara bersamaan di Kota Malang, maka jumlah peserta car show pada kesempatan kali ini terlihat sangat sedikit.

This Yellow EK3 will be featured on our site.

And also this super clean Golf GTI MK V.

Oh look! There’s a copy of the infamous FC3S on Initial D..

..with the Red Suns decal on its quarter panel. I love it!

Now, let’s back to the heat on track! On the top 4, we got Rayhan vs Ikhsan and Evan vs Lucky.

The first battle was Rayhan vs Ikhsan.

Ikhsan give some love tap to Rayhan when Rayhan droppin’  his speed at the initiation point.

Run kedua juga tidak kalah menarik. Dalam kesempatan ini, Rayhan berhasil melakukan aksi yang sama seperti yang Ikhsan lakukan pada run pertama.

He did another contact between their A31s.

Oleh karena itu, para judges memutuskan untuk memberikan “One More Time” kepada kedua drifter ini.

It was a good battle.

Walaupun advantage sudah berada di tangan Rayhan. Sayangnya, Rayhan melakukan straighten pada power alley di OMT battle ini.

Dengan demikian, Ikhsan Utama berhak untuk lanjut ke final battle.

On the other side of best 4 chart, we got Lucky Reza and Evan Pratama.

Layaknya battle yang terjadi antara Rayhan dengan Ikhsan, kedua drifter ini saling melakukan kesalahan dalam kedua run yang mereka jalani.

Oleh karena itu, judges juga sepakat untuk memberikan OMT battle kepada Evan dan Lucky.

Ada kejadian yang sangat lucu ketika gue memperhatikan Evan yang sedang mengarahkan mobilnya melalui tribune untuk kembali ke starting point.

Ok, now why and how the f*ck this happened?

Saat gue tanya langsung ke Evan, dia sendiri nggak ngerti kenapa ini bisa terjadi. “Nggak tau Yan, kayaknya gue lagi bengong aja sampai Skyfiro gue bisa naik trotoar begini,” tukas Evan sambil tertawa.

Berhubung Lucky sudah siap dan menunggu di starting line, kejadian ini justru menjadi kendala yang serius, karena pihak panitia memberikan five minute rules yang artinya Evan harus sudah siap menjalani battle dengan Lucky dalam waktu lima menit.

Oleh karena itu, seluruh team support Evan dari Exclusive Auto Garage langsung bergegas dan berusaha mengeluarkan A31 milik Evan secepat mungkin.

Luckily they did it in four freakin’ minutes!

Sayangnya, Evan melakukan kesalahan fatal pada saat initiate. A31 yang dikendarainya mengalami understeer tepat di depan judging stand selepas initiation point.

Dengan demikian, Lucky Reza berhasil lolos ke final battle untuk bertemu dengan Ikhsan Utama, our one and only windshield-less drifter in AMF round 2.

Sedangkan Evan langsung diminta menuju starting line untuk melangsungkan battle dengan Rayhan demi memperebutkan podium ketiga.

 

On their first run, we caught Evan doing a mistake like straighten for more than 2 seconds.

But, after switching their posisition for the second run, Rayhan gave a massive contact to Evan’s A31.

Oleh karena itu, Evan berhak untuk menduduki posisi ketiga dalam gelaran AMF ronde kedua ini.

Sebelum lanjut ke final battle, kedua drifter, Lucky dan Ikhsan diminta untuk melakukan parade ke dalam track serta memberikan sedikit komentar terhadap battle yang akan berlangsung.

“Luk, memang kita berteman di luar track. Tapi sorry banget, gue musuhan dulu selama battle ini,” ungkap Ikhsan kepada Lucky.

Setelah itu, mereka langsung menuju ke starting line untuk segera memulai pertarungan ini.

Final battle selalu dibuka secara lebih meriah dengan fireworks.

Dan akhirnya kedua finalis ini dilepas dengan posisi Lucky di depan, diikuti oleh Ikhsan Utama.

Mungkin karena Ikhsan terlalu bersemangat pada run pertama ini, dirinya malah mengalami spin out sehingga Lucky pun terlepas dari A31 milik Ikhsan yang membayang-bayangi saat melakukan lead run.

Selain itu, berhubung kedua pembalap sama-sama tidak melakukan kesalahan pada run kedua, maka dengan sangat jelas, Lucky Reza berhasil meraih gelar juara pada gelaran AMF putaran kedua ini.

A little celebration won’t hurt nobody.

Despite of losing on his battle, Ikhsan sama sekali tidak merasa sedih. Bahkan dirinya sangat puas bisa masuk ke podium setelah berbagai “ganjalan” yang menimpa dirinya sesaat sebelum event dimulai.

Dengan kondisi mobil yang sudah babak belur pun Ikhsan tetap menjadi magnet bagi para penonton dan juga drifter yang ada di sana untuk memberikan ucapan selamat kepada dirinya.

Including Evan dengan mukanya yang sangat happy karena bisa bersama-sama berdiri di podium dengan Ikhsan dan Lucky.

What about Lucky?

Yes, he received an ultimate congratulatory kiss from his girlfriend, Oia.

Setelah itu, kita pun menunggu sesi pembagian trophy di podium.

Meanwhile, para panitia juga terlihat sedang melakukan pembagian trophy untuk car show di stage besar. Pada saat itu, sejumlah owner yang mobilnya ikut serta di ajang car show pun menerima beberapa penghargaan berupa trophy. Masalah kategorinya apa aja, nah, gue lupa. LOL!

Congratulations to all the winners in Novice Class,

Rookie Class,

also Pro Class,

and the others. Jujur gue lupa, trophy ini untuk kategori apa aja LOL!

Tidak lama kemudian, para pemenang dari kelas pro meminta gue untuk melakukan foto bareng.

Kejadian inipun mengingatkan gue kepada sesi foto yang gue lakukan dengan Lucky dan Evan di podium saat event Driftwar yang berlangsung di tahun 2012.

Damn! Time flies really fast. I really-really miss drifting, bruh.

See you next round on AMF round 3 at Jakarta!

Once again, congrats guys! 

Comments

Loading Facebook Comments ...
What people say about this (1)

One thought on “The Battle Day. // Mogu-Mogu Achilles Motorsport Festival 2015, Surabaya

Join The Conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Disqus Comments ...