Close X FEATURE AMF2015 pt1

The Prologue // Mogu-mogu Achilles Motorsport Festival 2015, Jogjakarta.

What’s up everybody! It’s been awhile since my last article in our site. However, I’ve got an exciting story to tell you about today.

Sebetulnya ini semua bermula dari teman gue di DRIFT INC, Akbar Rais, yang menginformasikan bahwa pada awalbulan  Juni, akan digelar drift event di Yogyakarta. Berhubung mobil gue masih harus menjalani sejumlah upgrade dan perbaikan, maka dengan berat hati gue bilang ke Ucok, panggilan akrab dari Akbar Rais, kalau gue nggak bisa berpartisipasi sebagai peserta di dalam event tersebut. Namun, gue malah ditawarkan untuk jadi judge di drift event ini. LOL!

Berhubung gue juga sudah lama nggak jalan-jalan keluar kota, gue dengan sangat excited menerima tawaran tersebut. Gue inget pada hari itu Ucok bilang kalau gue akan jadi judge bersama Emmanuel Amandio dan Dika CH. Namun belakangan, dua orang ini malah memutuskan untuk ikut serta sebagai peserta. Oleh karena itu, dua tempat kosong tersebut digantikan oleh Hanizam Hamzah (Loyai) dan Wanbro yang merupakan dua drifter dari Malaysia.

So, fast forward to this morning. Kebetulan pada keberangkatan hari ini, gue menyamakan schedule dengan TEAM INSPIRATION yang merupakan team support Goodrides dalam kancah balap touring maupun drifting. Berhubung para mekanik menggunakan service car untuk menuju Yogyakarta, jadinya di hari ini, gue cuma berempat dengan Mas Iwan, Yogi dan juga Aldo. Oh iya, gue lupa mention kalau kita lebih memilih menggunakan kereta api dibandingkan pesawat karena ingin melihat pemandangan selama perjalanan. LOL!

Tadi pagi kita sepakat untuk sarapan di Stasiun Gambir ketimbang sarapan di rumah masing-masing karena takut akan kemacetan Ibu Kota Jakarta yang susah diprediksi belakangan ini.

Selesai menyantap sarapannya masing-masing, kita pun mendengar announcement yang menyuruh kita untuk segera masuk ke dalam kereta yang akan kita tumpangi menuju Yogyakarta.

Lumayan bikin gue kangen trip ke Jepang, karena pada saat itu kita selalu mengandalkan kereta api sebagai transportasi utama kita saat berpindah-pindah kota.

Sesampai nya di gerbong dimana seharusnya kita berada, ternyata kita masih punya spare time sebanyak 20 menit..

..dan kemudian akan digunakan oleh Aldo  yang belakangan ini menjadi perokok berat menuju smoking area untuk his quality cigar time-nya.

Sedangkan sisanya malah chit-chat di peron sembari menunggu Aldo.

Sekembalinya Aldo ke dekat gerbong kereta yang kita tumpangi, kita menyempatkan diri untuk foto terlebih dahulu. :p

Then off we go.

Gue cukup kecewa pada trip kali ini karena ada menu yang tidak bisa gue beli seperti pada saat trip ke Semarang tahun lalu, yaitu bistik yang menurut gue nggak terlalu enak tapi lumayan ngangenin. Oleh karena itu gue mencoba keberuntungan gue dengan memesan menu yang menurut gue rasanya akan enak di lidah gue.

Then I choose “Nasi Rames”. Score it? I give it 4 out of 10.

Setelah selesai makan, gue melihat Aldo yang mencoba untuk tidur sembari cranky karena tidak bisa merokok..

.. ditambah udara yang masih sangat dingin tadi pagi membuat gue juga ingin ikut tidur.

Gue terbangun di Cirebon, dimana pada saat itu gue juga heran atas apa yang gue lakukan selama gue tidur.

Did you find something?

Yes I broke this thing!

Belom lagi, alas tempat gue duduk juga ikutan rusak pada saat gue kembalikan posisi tempat duduk menjadi tegap. Seriously guys, what the fuck is going on??

Pada saat kereta transit sebentar di Cirebon, kesempatan emas ini digunakan oleh Aldo yang sudah tidak sabar untuk ingin merokok. Berhubung gue agak males untuk keluar dari gerbong, gue cuma heran melihat Aldo yang sedang mengamati bagian bawah gerbong. Pada saat kereta sudah mulai jalan kembali, gue tanya Aldo di dalam gerbong. “Lo tadi jongkok-jongkok gitu ngapain sih?”

Mau tau jawabannya apa?

“Nggak, gue cuma agak penasaran, sebenernya bisa nggak sih orang tiduran di bawah situ?”

I was like, “Ohh okay. Jangan bilang lo mau coba cari tempat di situ biar bisa ngerokok selama perjalanan. LOL!”

Sembari melanjutkan perjalanan, gue berusaha untuk tetap tertidur di dalam kereta.

Hari sudah semakin sore, mas Iwan pun mengajak gue untuk membeli makanan lagi. Kali ini gue coba  pesan menu lain, yaitu “Nasi Goreng”. Rasanya? ENAK!

Kerupuknya doang tapi yang enak, sisanya nggak bisa gue deskripsikan dengan kata-kata. HAHAHA!

Sekitar pukul 16:15, kita diberitahu kalau kereta sudah mendekati Stasiun Tugu yang juga menjadi destinasi akhir dari perjalanan kereta api ini.

Come on, wake up guys!

Meanwhile, Aldo still waiting for his cigar time.

Finally we arrived safely in Yogyakarta.

Sewaktu gue mau berangkat dari Jakarta, Ucok sudah bilang kalau nanti ada yang akan jemput kita di Stasiun Tugu.

Yes, this is our ride to the hotel.

Ternyata yang jemput malah si Ucok sendiri..

..bersama Aria, they both are my family from DRIFT INC.

All I need is a shower and a quick nap!

Sekitar pukul 19:00, Aldo, Yogi dan Mas Iwan mengajak gue untuk ikut mencari makan malam sebelum mampir ke tempat dimana para mobil drift yang sudah terlebih dahulu diberangkatkan dari Jakarta disimpan.

W204 x Kranze Bazreia, cool tho!

Ternyata tempat makan yang kita sambangi justru merupakan salah satu tempat yang ingin gue datangi kalau suatu saat gue pergi ke Yogyakarta.

Tanpa berlama-lama kita memesan Gudeg sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.

Entah apa karena memang gudeg ini terlalu enak rasanya atau kita berempat sudah merasa lapar lagi, kita berempat menghabiskan porsi gudeg ini tanpa berbiacara sedikitpun. LOL!

Lalu kita kembali melanjutkan perjalan menuju bengkel yang dijadikan tempat penyimpanan mobil-mobil drift dari Jakarta.

Sesampainya di sana gue melihat semua orang sedang sibuk memeriksa ulang mobil-mobil drift ini hanya untuk memastikan bahwa mobil-mobil tersebut masih dalam kondisi yang sempurna untuk digunakan pada hari Sabtu nanti.

Tidak hanya para mekanik, para pembalapnya pun turut memeriksa mobil mereka masing-masing.

Such as Rayhan..

..and Adi Indiarto.

Hmm, fresh rubbers, anyone?!!

Kalau gue perhatikan, sepertinya di dalam garasi hanya terlihat sebagian dari mobil-mobil yang akan bertanding di hari Sabtu nanti.

Mari kita lihat mulai dari mobil Lucky, our goodfriend from Banana-Auto and also my family from DRIFT INC.

Another DRIFT INC member,

Here’s Ucok, with Achilles’ converted A31 to R34

Aria with Dipo’s SE3P

Our old skool sticker.

vs nu skool stickies.

Mimo with his new R33 UTE based from A31.

and Bram with his V8 E36.

Beberapa driver lain yang membawa nama Achilles juga terlihat, seperti Ikhsan Utama yang merupakan trully car enthusiast who built and ‘abuse’ his own car.

I mean, ya, he really built with his own hand.

next up, Rayhan Ally.

Representing Exclusive Garage.

and then, Evan Pratama.

Hey thanks for the support! 😀

Zico

with his brother Dipo who represent BSI Drift Team.

last but not least Amandio

and Dika yang seharusnya menjadi judge pada event kali ini.

Anyway, it’s 01:45 already. Menurut kabar terakhir, pada pukul 05:00 mereka sudah harus memindahkan mobil-mobil ini ke venue.

So I guess, I’ll take a deep sleep now. Ciao!

Comments

Loading Facebook Comments ...
Join The Conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Disqus Comments ...