Close X FEATURE Halal Bihalal With 4x4 Gang

Through The Concrete Jungle // Cruising With 4×4 Gang

Gue sama sekali nggak berekspektasi untuk cruising dengan sekumpulan topless Jeep ini pada lebaran Idul Fitri silam. Pada awalnya, gue datang ke Lotus Court Pondok Indah untuk melakukan halal bihalal dengan the south family; bunch of our goodfriends who lived in south of Jakarta.
Somehow, sesampainya di sana gue malah seakan salah kostum dengan membawa E36 cabrio gue.

There was like six to seven topless Jeep were ready to cruising around the town during the last Sunday in our Ramadhan holiday. Tujuan cruising kali ini adalah untuk mencari spot foto selagi Jakarta masih sepi dalam rangka liburan Ramadhan.

Jadi daripada pake mobil pendek sendiri, gue memutuskan untuk ikut dengan tidak membawa E36 gue.

Nggak cuma gue sih, ada Danny, Rifie dan Dewa juga yang hari itu masing-masing membawa C208, W210 wagon dan Holden Premier HQ. Mereka berdua juga memilih untuk ‘nebeng’ dengan anak-anak Jeep ini. So yea.

Then I chose to ride a long with Dhandan. Selain memiliki Toyota 86 sebagai track and daily driven car, dia juga memiliki Wrangler YJ sebagai mainan yang bisa diajak untuk kemana saja.

But first, we gotta refuel this thirsty animal.

As wrote on its spare tire cover.

This thang surely drinks a lot of fuel.

So he decided to make it full before doing the cruise.

It’s typical. Setiap hari Minggu di Jakarta kerap kali keluar ‘benda-benda’ mulai dari yang antik hingga yang eksotik.

Setelah selesai melakukan pengisian bensin, gue dan Dhandan ternyata sudah ditunggu di depan Pondok Indah Mall. Jadi, kita segera mengarahkan diri ke sana untuk team up dengan yang lainnya.

Errybody went topless this morning.

Except this one.

Then of we go!

Rifie memutuskan untuk ikut dengan Elmer dengan CJ7 nya pagi ini.

Seems like something not right with your seat bracket, Elmer.

On the back, we got some serious military views. Apalagi kalau melihat CJ7 milik Growong yang masih menggunakan plat dinas Angkatan Darat seperti itu.

Not just topless, he running without doors too.

Di mobil lain ada Dewa yang ikut dengan CJ7 milik Frendy dan juga Danny di dalam JK milik Irfan.

So our first stop was Senayan City main lobby. Actually we just wanna take a quick snap, then suddenly the security ask us to leave the area. LOL!

But we don’t care! 😀

So we decided to go to another place. No driver no problems! 

Pada awalnya kita mau menuju Jalan Jendral Sudirman, tapi last minute kita memutuskan untuk ke daerah panahan Senayan. Again, changing lane on solid line? We just ain’t care.

Mine can go everywhere they said, so I’d do anything with my Jeep.

Tapi gue harus akui, kalau Jeep memang punya kelebihan tersendiri untuk diajak melakukan kegiatan yang bisa dibilang extreme seperti ini. Kalau dilihat langsung, trotoar ini lumayan tinggi dan kayaknya nggak semua SUV bisa main sembarangan naik seperti ini.

Then they parked like this.

Kita berhenti sejenak di sini untuk cigar break sembari membicarakan rute mana yang akan ditempuh selanjutnya.

Karena suasana Jakarta yang sepi seperti ini mungkin akan bisa terulang setahun sekali dimana para orang-orang yang merasa sebagai penduduk Jakarta justru kebanyakan malah meninggalkan Jakarta untuk pulang ke kampungnya masing-masing pada setiap lebaran Idul Fitri.

Dewa kayaknya sudah mulai kepikiran untuk ikutan main Jeep.

Apalagi setelah ini Frendy mengizinkan Dewa untuk menyetir CJ7 miliknya. I guess pelan-pelan Dewa mulai kena bius.

Sedangkan Danny kelihatannya lebih tertarik untuk tetap stay dengan mobil eropa dua pintu. Ya nggak Dan? 😀

People with gadget these day.

I love your shirt, Sir!

Nampaknya di belakang Irfan sedang ada perbincangan serius.

Seems like he got a lil problems with his CJ.

Maybe its carburetor not working well.

Kondisi cuaca siang itu memang sedikit mendung. Berhubung masih mau menikmati kota Jakarta dengan keadaan topless seperti ini, maka setelah menentukan ruta kita langsung bergegas kembali ke mobil masing-masing.

Tapi sebelumnya kita harus turun dari trotoar ini dulu.

Gue bertukar tempat dengan Rifie, kali ini gue ikut dengan CJ7 milik Elmer.

Sedangkan Rifie kini ikut Dhandan dengan YJ-nya.

Hang loose~

Kalau yang ini terlalu santai kayaknya. Kadang gue agak ngilu ngeliat Growong pada saat menikung dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Masalahnya nggak ada yang mengikat badannya dengan jok, melainkan hanya mengandalkan grip tangannya pada kemudi CJ tersebut.

Rute pertama adalah melewati Jalan Jenderal Sudirman.

Then we managed to roll with this formation.

Alhasil kita lumayan sering ditegur pengguna jalan lainnya dengan membunyikan klakson mereka secara intens. Again, we ain’t care! LOL!

Approaching “Bundaran HI”.

Tepat di Bundaran HI ini kita merasa kalau hujan akan turun sebentar lagi.

Benar saja pada saat sudah memasuki Jalan MH Thamrin, hujan rintik sudah mulai membasahi kepala kita.

Guess what! Bukannya mencari tempat berteduh untuk kembali memasang atap-atap Jeep ini, kita malah membuat kesepakatan untuk tetap jalan apapun yang terjadi walaupun hujan makin deras.

So I was thinking to get an uber to go back to my car! LOL!

So yea, stick on our plan.

Pelataran Monumen Nasional menjadi salah satu destinasi kita, namun sayangnya kali ini kita menangguhkan niat tersebut karena sedikit malas untuk mengurus perijinan dan sebagainya.

Then we skipped to our next destination.

Cikini.

Seems like someone had a bad day today.

Then we did it again.

Just right on the entrance of Taman Ismail Marzuki.

Hal yang kayaknya agak susah dilakukan kalau para penduduk Jakarta sudah kembali ke kota sibuk ini.

I mean, kalau nggak karena libur lebaran Idul Fitri gue rasa tempat ini pasti sudah dipenuhi oleh orang yang berekreasi.

Jadi gue rasa nggak akan bisa untuk melakukan hal-hal seperti ini, ya kan?

Okay let’s go to the next place!

Now we’re heading to Kuningan.

Dewa mulai kena bius dengan Jeep.

Kita memutuskan untuk berhenti di jembatan ini untuk menunggu seseorang lagi yang mau menyusul.

Waiting game is on.

Sambil menunggu gue mencoba untuk mencari hal-hal yang menarik di sekitar jembatan ini.

Sepertinya nggak ada yang menarik selain rangkaian gerbong commuter line Jakarta yang bulak balik secara intens di hari libur ini.

Akhirnya orang yang ditunggu-tunggu datang juga.

Reiner with Tyo and his YJ.

Tanpa berlama-lama kita langsung masuk ke mobil masing-masing.

Thru Jalan Rasuna Said, Kuningan.

Now we’re heading to SCBD.

We decided to make a ‘lil cut from ciragil to SCBD, LOL!

Pada saat ini Growong nggak sendirian lagi, Reiner memutuskan untuk ikut dengan dia supaya bisa memotret juga.

Remember, that car doesn’t have a doors and seat belt.

Being a neck breaker? checked!

Berhubung hari sudah semakin sore dan kita lupa akan makan siang karena terlalu enjoy dengan cruising kali ini, maka kita memutuskan untuk mencari tempat makan di daerah Cipete.

But first, we gotta make a ‘lil stop at this legendary place.

Sebuah tempat ini pernah menjadi hangout place yang happening pada zamannya.

Seperti yang gue mention sebelumnya, banyak ‘barang antik’ yang keluar di hari libur.

Namun sebelum sampai di restoran dimana kita akan makan siang, kita memutuskan untuk berhenti di daerah Antasari.

Selain melakukan cigar break,

Some decided to put the roof back before it’s too late.

Hari ini merupakan sebuah pengalaman yang lumayan seru untuk dikenang. Susah untuk di deskripsikan, yang pasti sepanjang perjalanan selalu ada saja hal-hal yang lucu. Mulai dari kelakuan berkendara yang bisa dibilang reckless sampai ada saja kejadian-kejadian konyol lainnya.

Thank you Guys!

Jujur gue masih penasaran untuk ikut mereka lagi ke habitat Jeep sesungguhnya. Pada saat jalan-jalan ini memang sudah ada obrolan untuk berangkat entah ke daerah Hambalang ataupun ke bilangan BSD dengan membawa SUV 4×4 nya masing-masing. Tapi belum tau kapan akan ke sana lagi.

Berhubung baterai kamera gue sudah habis pada saat makan siang, maka ini merupakan foto terakhir hari ini.

See you next time! 
Adios!

 

ps: Thank you Reiner untuk bantuan foto-foto nya. Di bawah tulisan ini masih ada banyak foto yang bisa kalian lihat. 😀

 

BONUS IMAGES

Comments

Loading Facebook Comments ...
Join The Conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading Disqus Comments ...